alexametrics

Tak Hanya Belajar, Anak Butuh Nutrisi Agar Cerdas, Ini 4 Tips Psikolog

4 Juli 2022, 13:22:26 WIB

JawaPos.com – Memiliki anak yang cerdas menjadi kebanggaan bagi orang tuanya. Di era pandemi Covid-19 saat ini, anak yang sehat penting untuk menunjang kecerdasannya. Karena itu tak hanya stimulasi dan belajar, tetapi juga membutuhkan nutrisi.

“Kita hadapi lebih dari 2 tahun tentunya membawa dampak pada kualitas hidup anak-anak, termasuk dalam pemenuhan nutrisi dan kebutuhan stimulasi untuk tumbuh kembangnya. Stimulasi dan pemenuhan nutrisi penting untuk mendukung perkembangan anak-anak Indonesia menuju Generasi Emas 2045,” kata Sustainable Development Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo dalam rangka Hari Keluarga Nasional baru-baru ini secara daring.

Dengan gerakan kampanye memenuhi nutrisi dengan ‘Isi Piringku’, psikologi klinis anak, Indria Laksmi Gamayanti, mengatakan bahwa selama pandemi, anak ikut menjalani pembatasan sosial sehingga mayoritas waktunya hanya berinteraksi dengan orang-orang terdekat dan gadget secara berlebihan. Apabila tidak mendapat intervensi dan stimulasi yang tepat, hal ini dapat mempengaruhi perkembangan anak anak secara keseluruhan (meliputi aspek perkembangan kognitif, emosi, sosial, motorik, bahasa dan pembentukan karakter ).

“Maka akan dapat berpengaruh pula pada kesehatan mentalnya. Keluarga perlu aktif-kreatif memberikan stimulasi yang komprehensif agar anak tidak kehilangan semangat bereksplorasi,” kata Indria.

Bagaimana cara menyeimbangkan belajar dengan pemenuhan nutrisi bagi anak? Ini tips psikolog bagi para orang tua:

1. Libatkan Anak dan Lingkungan

Anak belajar dari lingkungannya, belajar dari kebijaksanaan semesta, tidak kalah penting adalah menanamkan ‘kepekaan rasa’ yang akan memberikan keseimbangan dan arah dalam menghadapi kehidupan nantinya.

2. Lakukan Pendampingan Interaktif

Selanjutnya perlu dibimbing dengan berinteraksi secara positif dan efektif yang merupakan metode pembelajaran interaktif atau interactive learning yang menyenangkan, dan menarik. Apabila semua aspek perkembangan terstimulasi dengan baik, anak akan tumbuh menjadi anak yang unggul dan berkarakter. Anak mampu mengembangkan potensi positifnya, percaya diri, kreatif, pandai bergaul dan memiliki ketahanan mental yang prima.

3. Ajak Anak Bermain di Ruang Publik

Mengajak anak bermain di ruang publik yang menyediakan sarana rekreatif dan edukatif seperti di PAUD Generasi Maju – Taman Pintar dapat meningkatkan kualitas hubungan orang tua dan anak serta memberikan stimulasi perkembangan pada semua aspeknya.

4. Gizi Optimal

Selain memberikan stimulasi agar perkembangan anak optimal, anak memerlukan pemenuhan nutrisi sesuai pedoman Isi Piringku. Hal itu juga demi upaya penanganan stunting dengan cara komprehensif dengan pemenuhan nutrisi seimbang seperti melalui kampanye Isi Piringku.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini: