alexametrics

Kedelai Harus Impor, Penelitian Ungkap Manfaatnya Stabilkan Gula Darah

4 Januari 2021, 10:35:46 WIB

JawaPos.com – Para pedagang tahu tempe saat ini sedang mogok jualan akibat harga kedelai terlalu tinggi. Sebab selama ini, kedelai di Indonesia harus impor dari negara lain. Padahal, kedelai merupakan makanan favorit yang baik untuk kesehatan.

Dilansir dari Livestrong, Senin (4/1), Ahli Gizi dari University of Chicago, Janet Renee mengatakan kedelai mengandung banyak protein nabati. Kedelai bisa sebagai pengganti protein hewani dalam diet vegetarian. Kedelai menyediakan sumber senyawa terkonsentrasi yang disebut isoflavon, juga disebut sebagai fitoestrogen, karena strukturnya menyerupai hormon estrogen pada perempuan. Senyawa ini menawarkan manfaat potensial bagi penderita diabetes.

Manfaat Kedelai Pada Diabetisi Menopause

Resistensi insulin adalah karakteristik umum dari diabetes tipe 2 dan terjadi ketika sel-sel menjadi tidak sensitif terhadap efek insulin. Memiliki diabetes tipe 2 meningkatkan risiko penyakit jantung, terutama pada perempuan pascamenopause.

Data menunjukkan kedelai bermanfaat bagi peremluan pascamenopause dengan diabetes tipe 2, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam ‘Diabetes Care’ edisi Oktober 2002. Studi tersebut menemukan bahwa fitoestrogen dalam kedelai menurunkan risiko penyakit jantung dengan meningkatkan resistensi insulin dan kolesterol pada perempuan pascamenopause dengan diabetes tipe 2.

Stabilkan Gula Darah

Suplementasi kedelai dapat membantu mengontrol glukosa (gula darah) jika menderita diabetes tipe 2. Para peneliti di Korea melaporkan dalam sebuah penelitian yang melibatkan peserta yang mengonsumsi 69 gram bubuk kedelai panggang tiga kali sehari selama empat minggu. Suplementasi kedelai menghasilkan perbaikan yang signifikan dalam kadar glukosa puasa dan glukosa pasca makan, menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ‘Nutrition and Research Practice” pada September 2008’.

Dukung Nutrisi Komplikasi Ginjal Diabetik

Nefropati adalah komplikasi umum dari diabetes. Penderita diabetes sering kali menunjukkan gagal ginjal, di mana nefron yang menebal dan menjadi bekas luka seiring waktu. Dalam percobaan pada hewan, para ilmuwan menemukan konsumsi kedelai membantu jaringan parut dan fungsi ginjal. Dalam sebuah artikel yang diterbitkan dalam ‘Pengobatan Pelengkap dan Alternatif Berbasis Bukti’ edisi Desember 2010, para peneliti mendalilkan bahwa makan kedelai untuk meningkatkan kendali glukosa dapat mencegah komplikasi seperti nefropati.

Fermentasi dan Nonfermentasi

Kedelai memiliki indeks glikemik rendah dan kaya serat, menjadikannya tambahan yang baik untuk diet jika Anda menderita diabetes tipe 3. Ukuran porsi buncis, termasuk kedelai, adalah 1/2 cangkir yang dimasak. Jika Anda tertarik untuk menambahkan kedelai ke dalam makanan, kedelai yang difermentasi tampak lebih bermanfaat untuk diabetes tipe 2 daripada varietas yang tidak difermentasi, menurut sebuah ulasan yang diterbitkan dalam ‘Nutrition Research’ pada Januari 2010.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads