alexametrics

Penelitian: Cuaca Hangat di Khatulistiwa Kurangi Penularan Covid-19

3 Mei 2021, 14:30:41 WIB

JawaPos.com – Sebuah penelitian mengungkapkan cuaca hangat dan sinar matahari yang intens dapat menurunkan penularan Covid-19. Hal ini diungkapkan dalam studi berjudul ‘Iklim dan penyebaran Covid-19’ yang diterbitkan dalam Scientific Reports.

Dilansir dari Science Times, Senin (3/5), penelitian tersebut mengatakan, cuaca lembab dan sinar matahari yang panjang, seperti negara-negara tropis akan mengurangi tingkat kasus Covid-19 dibandingkan dengan daerah yang mengalami cuaca lebih dingin. Peneliti menambahkan bahwa temuan mereka tidak menyiratkan bahwa musim panas akan menghambat penyebaran Covid-19. Tetapi hal itu akan memberi keuntungan dalam menahan virus. Peneliti mengatakan semakin tinggi suhu, semakin kuat radiasi ultraviolet dapat membantu mendukung tindakan dukungan publik dalam mencegah Covid-19.

Sebelumnya, memang banyak spekulasi bahwa suhu yang lebih hangat akan membantu mengekang penyebaran virus, setelah wabah pada musim dingin pada 2020. Ini mengikuti pola musiman seperti penyakit pernapasan lainnya. Ada beberapa faktor yang melatarbelakangi pola musiman tersebut.

Baca Juga: Prokes Diabaikan, Jokowi Ingatkan Seluruh Pihak Tak Sepelekan Covid-19

Beberapa penelitian mengatakan virus pernapasan lebih stabil dan bertahan di udara di lingkungan yang lebih dingin dan tidak terlalu lembab, kata Live Science dalam sebuah artikel. Aktivitas manusia seperti berkumpul massal di dalam ruangan selama cuaca dingin juga dapat memperkuat penularan virus.

Negara Dekat Khatulistiwa Beruntung

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads