alexametrics

Flurona Bukan Varian Baru, Ahli: Koinfeksi Virus Saat Imun Drop

3 Januari 2022, 14:07:17 WIB

JawaPos.com – Seseorang ternyata dapat tertular dua virus sekaligus di dalam tubuhnya. Salah satunya flurona, sebutan yang kini dikenal karena infeksi ganda atau koinfeksi, gabungan influenza dan virus korona.

Hal itulah yang dikhawatirkan para ahli dalam konsep Twindemic ketika musim hujan atau musim dingin di mana virus berkembang cepat. Saat musim hujan atau musim dingin, kondisi imun seseorang mudah drop sehingga mudah terserang flu. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang belum selesai. Gejala yang mirip-mirip, membuat seseorang sering salah menduga, apakah flu Atau Covid-19.

Di Israel, seorang ibu hamil terinfeksi dua virus sekaligus yakni influenza dan Covid-19. Para ahli menyebut kondisi itu sebagai infeksi ganda atau koinfeksi. Di tengah maraknya varian Omicron dan terus meluasnya kasus Delta, dapat dipahami bahwa koinfeksi semacam itu telah memicu ketakutan. Laporan mengatakan bahwa dokter Israel telah mengamati lonjakan kasus influenza dalam beberapa minggu terakhir.

Dokter menyebutkan kondisi itu dapat terjadi akibat terganggunya atau menurunnya sistem kekebalan bagi seseorang. Sehingga tertular influenza dan Covid-19 secara bersamaan. Apalagi dalam kasus bumil tersebut, laporan mengatakan bahwa dia belun divaksinasi untuk kedua penyakit tersebut.

“Satu hari atau lebih dapat dilalui ketika seseorang terinfeksi flu. Dan ketika dia mulai mengalami gejala penyakit Covid- 19 maka bisa memakan waktu lebih lama untuk mengalami gejala daripada jika mereka terkena flu,” kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) seperti dilansir dari News18, Senin (3/1)

Jika terkena flu, CDC mencatat, seseorang mengalami gejala di mana saja dari 1 hingga 4 hari setelah infeksi. Sementara dengan Covid-19, timbulnya gejala terjadi sekitar 5 hari setelah terinfeksi, tetapi gejala dapat muncul 2 hingga 14 hari setelah infeksi.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads