alexametrics

5 Penelitian Buktikan Booster 2 Kali Lindungi Lansia dari Kematian

2 Agustus 2022, 05:02:06 WIB

JawaPos.com – Tenaga kesehatan di tanah air sudah mulai diberikan vaksin Covid-19 dosis keempat atau booster 2 kali. Dari hasil penelitian, terbukti booster hingga dua kali memberikan perlindungan maksimal bagi mereka khususnya lansia dan komorbid.

Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengatakan booster dua kali penting pada kelompok berisiko. Kelompok berisiko terbagi pada mereka yang berisiko dari sisi pekerjaan, atau mereka yang berisiko dari sisi kesehatan misalnya karena usia sudah lansia atau memiliki penyakit komorbid.

“Kalau bicara kondisi tubuh, dari usia 12 tahun ke atas bisa punya komorbid termasuk lansia. Lansia juga punya komorbid. Dosis keempat ini penting,” kata Dicky kepada JawaPos.com baru-baru ini.

Ia menyebutkan dari 5 riset atau penelitian di jurnal internasional menyebutkan booster dua kali sangat signifikan menurunkan potensi kematian dan juga menurunkan keparahan serta potensi dirawat di RS. Maka menurutnya booster dua kali seharusnya bukan hanya dilakukan bukan hanya terhadap tenaga kesehatan, kelompok berisiko tinggi terutama lansia dan komorbid juga penting.

“Omicron BA.5 terbukti serius bisa tingkatkan hunian RS di berbagai negara. Dan untuk tahap awal ini memang nakes yang paling mendesak. Itu karena pertama, kita harus pastikan layanan kesehatan tak terganggu. Nakes harus terlindungi, situasi masih rawan. Dan sebagian besar nakes juga kekebalannya sudah menurun karena mereka booster yang pertama sudah melebihi 6 bulan,” jelas Dicky.

Berikut isi 5 studi terkait pentingnya vaksin booster untuk menurunkan risiko kematian dan perawatan di rumah sakit. Manfaat booster tersebut terutama diteliti berdasarkan usia lansia.

–  Penelitian di Israel pada 28 April 2022 bahwa usia 60 tahun ke atas jika diberikan vaksin Covid-19 booster atau dosis keempat dapat menurunkan risiko kematian 74 persen dan risiko perawatan di RS 68 persen jika tertular Omicron.

–  Penelitian di Israel pada 25 April 2022 bahwa usia 60 tahun ke atas jika diberikan vaksin Covid-19 booster atau dosis keempat dapat menurunkan risiko kematian 78 persen dan risiko perawatan di RS 64 persen jika tertular Omicron

– Penelitian di Swedia pada 13 Juli 2022 bahwa usia 80 tahun ke atas jika diberikan vaksin Covid-19 booster atau dosis keempat dapat menurunkan risiko kematian 60 persen jika tertular Omicron.

– Penelitian di AS berdasarkan data CDC AS bahwa usia 50 tahun ke atas jika diberikan vaksin Covid-19 booster atau dosis keempat dapat menurunkan risiko kematian 4 kali lipat jika tertular BA.2 dan BA 2.12.1

– Penelitian di Israel pada 27 April 2022 bahwa usia rentang 80 tahun jika diberikan vaksin Covid-19 booster atau dosis keempat mengurangi risiko perawatan dengan ventilator di RS atau risiko kematian jika tertular Omicron.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini: