
Makan makanan yang ramah lambung adalah salah satu tips efektif mengurangi asam lambung saat puasa Ramadhan (freepik)
JawaPos.com – Selama bulan suci Ramadhan, banyak orang mengalami masalah asam lambung naik terutama di siang hari saat perut kosong dalam waktu lama.
Asam lambung yang berlebihan pasalnya bisa menyebabkan rasa perih di ulu hati, mual dan tidak nyaman di perut ketika menjalankan ibadah puasa.
Ketika lambung terus memproduksi asam namun tidak ada makanan untuk dicerna maka kondisi ini dapat memicu refluks atau gerd dimana suatu kondisi asam lambung naik ke kerongkongan yang bisa menyebabkan kan iritasi atau rasa pahit di mulut.
Mengurangi asam lambung selama bulan suci Ramadhan bukan hanya penting agar puasa tetap nyaman tetapi juga demi kesehatan pencernaan jangka panjang yang lebih baik.
Dilansir dari laman Exphar, Ministry of Health, dan Gulf News, Rabu (18/2) berikut beberapa cara efektif yang bisa diterapkan untuk mengurangi asam lambung selama puasa Ramadhan :
Mengonsumi sahur membantu perut tetap terisi sehingga asam lambung tidak terus diproduksi ketika perut kosong yang dapat memperparah gejala naiknya asam lambung.
Sahur sebaiknya berisi kombinasi karbohidrat kompleks dan protein seperti oatmeal, telur atau yogurt yang dicerna perlahan sehingga membantu mengurangi rasa lapar dan produksi asam lambung di siang hari.
Tips kedua untuk mengurangi asam lambung saat berpuasa adalah hindari makanan pedas, sangat berlemak, digoreng atau terlalu asam. Sebab makanan ini bisa memicu produksi asam lambung berlebih dan menyebabkan ketidaknyamanan.
Sebaliknya, Anda bisa pilih makanan yang lebih dicerna seperti nasi putih, sayuran kukus, kurma dan buah-buahan.
Makan terlalu cepat atau dalam porsi besar saat berbuka puasa dapat memaksa lambung bekerja keras dan memicu naiknya asam lambung.
Dengan mengambil porsi kecil dan mengunyah makanan secara perlahan, proses pencernaan menjadi lebih efisien dan lambung tidak terlalu tertekan.
Sehabis sahur atau berbuka alangkah baiknya jangan langsung tidur karena posisi berbaring dapat mempermudah asam lambung naik ke kerongkongan.
Para ahli merekomendasikan untuk menunggu minimal 2-3 jam setelah makan sebelum tidur sehingga makanan memiliki waktu untuk turun dan diproses oleh lambung.
Kekurangan cairan saat puasa dapat memperburuk gejala asam lambung dan membuat pencernaan lebih lambat.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
