Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 September 2025 | 18.46 WIB

8 Sayur Terbaik untuk MPASI Bayi 6-12 Bulan, Ini Pilihan dan Kandungan Gizinya

MPASI dari sayur brokoli (Canva) - Image

MPASI dari sayur brokoli (Canva)


JawaPos.com - Sayuran memiliki peran penting dalam MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) karena menjadi sumber vitamin, mineral, dan serat yang mendukung tumbuh kembang optimal pada bayi sejak usia enam bulan.

Kandungan nutrisi dalam sayuran membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi, menjaga kesehatan pencernaan, dan mendukung perkembangan otak serta organ penting lainnya secara berkelanjutan.

Meski bukan sumber utama energi, sayuran tetap diperlukan untuk melengkapi kebutuhan nutrisi harian bayi agar pertumbuhan berlangsung seimbang.

Berikut ini dilansir dari laman generasimaju.co.id, sejumlah jenis sayuran yang bagus diolah menjadi MPASI untuk bayi 6-12 bulan.

1. Brokoli

Brokoli dikenal sebagai sayuran padat nutrisi karena mengandung betakaroten, vitamin C, vitamin K, serta berbagai mineral penting yang mendukung daya tahan tubuh bayi.

Rasa sedikit pahit pada brokoli kadang membuat bayi enggan memakannya, tetapi pengolahan yang tepat akan membantu bayi menerima rasanya dengan lebih baik.

Brokoli juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan, mata, serta kulit bayi karena kandungan serat dan antioksidan di dalamnya cukup tinggi.

Bayi usia enam bulan dapat diberikan brokoli yang sudah dihaluskan, sementara usia delapan hingga dua belas bulan bisa mencoba potongan kukus sebagai finger food.

2. Bayam

Bayam merupakan sayuran hijau dengan kandungan vitamin A, vitamin K, zat besi, serta berbagai mineral yang berperan dalam pertumbuhan tulang dan otot bayi.

Sayuran ini juga dikenal mampu membantu pembentukan hemoglobin karena kandungan zat besinya, meski penyerapannya lebih rendah dibandingkan sumber protein hewani.

Bayam dapat dimasak dengan cara direbus atau dikukus, lalu dihaluskan agar teksturnya lembut dan mudah dikonsumsi oleh bayi yang baru belajar makan.

Memasak bayam terlalu lama sebaiknya dihindari karena dapat mengurangi kandungan vitamin di dalamnya, sehingga nutrisi tidak terserap optimal oleh tubuh bayi.

3. Wortel

Wortel kaya akan beta-karoten yang diubah tubuh menjadi vitamin A sehingga bermanfaat menjaga kesehatan mata bayi sejak usia dini.

Selain untuk mata, wortel juga mendukung sistem kekebalan tubuh, membantu mengatasi sembelit, dan berperan menjaga kekuatan tulang agar tetap sehat.

Wortel mudah dicampurkan ke dalam menu MPASI karena bisa dihaluskan untuk bayi usia enam hingga delapan bulan yang baru belajar mengunyah.

Untuk bayi yang lebih besar, wortel kukus atau rebus dapat dipotong kecil-kecil sesuai kemampuan makan sehingga menjadi makanan pendamping yang bergizi.

4. Kentang

Kentang merupakan sumber energi yang baik karena mengandung karbohidrat kompleks yang dibutuhkan bayi untuk pertumbuhan dan aktivitas sehari-hari.

Satu porsi kentang memiliki kandungan energi cukup tinggi, sehingga membantu memenuhi kebutuhan kalori bayi yang sedang dalam masa pertumbuhan pesat.

Kentang dapat disajikan dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang agar tetap bernutrisi, lalu dihaluskan sesuai dengan tekstur makanan bayi.

Ketika bayi mulai mahir mengunyah, kentang bisa diberikan dalam bentuk potongan kecil sebagai variasi makanan yang menyehatkan.

5. Kembang Kol

Kembang kol mengandung vitamin C yang bermanfaat memperkuat tulang dan membantu sistem kekebalan tubuh agar bayi tidak mudah sakit.

Kandungan serat pada kembang kol juga membantu pencernaan bayi tetap sehat serta mendukung proses detoksifikasi alami tubuh.

Sayuran ini sebaiknya diberikan pada bayi usia delapan hingga sepuluh bulan karena lebih sulit dicerna bila diberikan terlalu dini.

Pengolahan terbaik untuk kembang kol adalah dengan mengukus agar kandungan vitamin dan mineral tetap terjaga, dibandingkan merebus yang bisa mengurangi nutrisinya.

6. Kubis

Kubis memiliki kandungan kalsium, magnesium, fosfor, serta vitamin C yang bermanfaat bagi pertumbuhan tulang, kesehatan jantung, dan kekebalan tubuh bayi.

Meski penuh nutrisi, kubis juga dapat menimbulkan gas sehingga orang tua perlu berhati-hati dalam memberikan sayuran ini kepada bayi.

Kubis dapat diolah dengan cara dikukus atau direbus hingga benar-benar matang agar lebih mudah dicerna oleh bayi.

Pemberian kubis sebaiknya dilakukan bertahap untuk melihat reaksi tubuh bayi, apakah ada rasa tidak nyaman setelah mengonsumsinya.

7. Labu Siam

Labu siam mengandung vitamin C, folat, dan zinc yang berperan penting dalam metabolisme, perkembangan saraf, dan sistem kekebalan tubuh bayi.

Sayuran ini juga cukup mudah diolah karena teksturnya lunak setelah dimasak sehingga cocok untuk bayi yang baru mulai MPASI.

Getah pada labu siam memang bisa menimbulkan iritasi ringan, sehingga sebaiknya dikupas di bawah air mengalir agar lebih aman.

Labu siam bisa disajikan dengan cara direbus atau dikukus, lalu dihaluskan sesuai usia bayi agar mudah dikonsumsi.

8. Tomat

Tomat mengandung vitamin A, vitamin C, serat, dan antioksidan yang penting untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi sejak usia enam bulan.

Selain itu, tomat juga baik untuk kesehatan kulit, pencernaan, serta berperan mendukung metabolisme tubuh bayi agar tetap optimal.

Meski sebenarnya termasuk buah, tomat sering dijadikan sayuran dalam menu MPASI karena bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan bergizi.

Tomat dapat diberikan dalam bentuk halus atau dicampurkan dengan bahan lain, sehingga bayi lebih mudah menerima rasanya.

Pemberian sayuran pada MPASI penting dilakukan untuk memastikan bayi mendapat tambahan vitamin dan mineral yang mungkin tidak ada pada sumber lain.

Meski begitu, sayuran bukan makanan utama sehingga tetap harus disertai asupan karbohidrat, protein nabati, protein hewani, serta lemak sehat.

Sayuran dalam MPASI berperan sebagai pelengkap gizi agar tumbuh kembang bayi berlangsung optimal.

Dikutip dari laman rspondokindah.co, penyusunan menu lengkap yang seimbang serta memperhatikan kebersihan, kematangan, dan tekstur makanan akan membantu si kecil menyukai sayuran sejak dini.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore