Ilustrasi gejala kekurangan vitamin D. (Freepik)
JawaPos.com – Vitamin D banyak dikenal sebagai vitamin sinar matahari yang sangat dibutuhkan tubuh manusia untuk pertumbuhan dan pemeliharaan tulang.
Banyak cara untuk mendapatkan vitamin D untuk memenuhi kebutuhan tubuh, salah satunya yakni dengan mendapatkan sinar matahari yang cukup.
Selain itu, anda juga harus mengonsumsi makanan yang tinggi vitamin D seperti seperti beberapa jenis ikan, minyak hati ikan, kuning telur, serta produk susu yang difortifikasi atau sari buah-buahan seperti jus jeruk.
Apabila tubuh Anda masih terasa kurang dengan asupan vitamin D, maka anda harus mengonsumsi vitamin D dalam bentuk suplemen atau kapsul.
Lalu, apa jadinya jika tubuh manusia kekurang vitamin D?
Kekurangan vitamin D dapat mengakibatkan tulang menjadi lemah, atau bisa disebut dengan osteoporosis pada orang dewasa dan rakhitis pada anak-anak.
Kadar vitamin D yang rendah dalam darah juga dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit seperti kanker, penyakit jantung dan stroke, depresi, multiple sclerosis, dan diabetes tipe 2.
Sebagai langkah antisipasi, ketahuilah 8 tanda serta alasan tubuhmu kekurangan vitamin D yang dilansir dari laman WebMD, Kamis (8/5):
Sebagian besar makanan yang mengandung vitamin D berasal dari hewan, seperti ikan berlemak, minyak hati ikan, kuning telur, keju, beberapa jamur, hati sapi, makanan yg difortifikasi seperti susu dan sereal.
Kekurangan vitamin D dari asupan makanan ini lebih rentan terjadi pada mereka yang sedang dalam program diet ketat dan pola makan vegan. Untuk itu, tetap berkonsultasi dengan dokter secara teratur agar asupan vitamin D tetap maksimal.
Secara alami, tubuh manusia akan memproduksi vitamin D ketika wajah, lengan, tangan, dan kaki terpapar sinar matahari selama 5-30 menit sehari.
Untuk hal ini, kemungkinan risiko mengalami kekurangan vitamin D terjadi pada mereka yang menghabiskan waktu di dalam ruangan, tinggal di daerah beriklim utara, atau memakai tabir surya setiap keluar rumah.
Selain itu, musim dingin yang terjadi juga dapat menjadi faktor kurangnya sinar matahari karena banyaknya aktifitas yang dilakukan di dalam ruangan karena suhu yang dingin.
Orang dengan kulit gelap disebabkan oleh pigmen yang disebut melanin. Sementara itu, melanin dapat membantu melindungi kulit dari sinar ultraviolet B (UVB), tetapi juga dapat menghalangi kemampuan kulit untuk memproduksi vitamin D apabila terpapar sinar matahari.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
