
Ilustrasi begadang (Dok. Freepik)
JawaPos.com–Seringkali kita merasa tidak punya cukup waktu untuk melakukan tugas dan kegiatan sehari-hari. Terlebih lagi ketika sedang dikejar deadline, tidak jarang kita mengorbankan waktu tidur untuk menyelesaikanya.
Namun bahkan terkadang, kita begadang sampai larut malam hanya untuk marathon film kesukaan. Hal tersebut terasa normal karena sudah menjadi kebiasaan.
Padahal, kurang tidur memiliki resiko yang tidak baik untuk kesehatan. Agar tubuh tetap bisa berfungsi secara normal dan optimal, cukup tidur sangatlah diperlukan.
Rekomendasi tidur yang cukup adalah sekitar 6-8 jam setiap hari. Dengan begitu, kurang tidur bisa menyebabkan dampak negatif dan mempengaruhi keadaan tubuh dalam menjalani aktivitas.
Berikut ini beberapa dampak buruk yang bisa ditimbulkan akibat kurang tidur, antara lain:
Mempengaruhi fungsi otak
Kurang tidur bisa memengaruhi fungsi otak termasuk kemampuan untuk fokus, mengingat, bahkan kecepatan dalam memproses informasi. Mengutip dari betterhealth.com, tidur memainkan peran penting dalam pembentukan dan konsolidasi memori.
Dengan begitu, kurang tidur bisa berdampak negatif pada ingatan jangka pendek dan panjang. Keterampilan, kreativitas, dan kapasitas dalam memecahkan masalah pun juga akan terganggu.
Tidur berperan untuk membuang produk limbah beracun yang menumpuk di otak kita sepanjang hari, sehingga kurang tidur dikaitkan dengan peningkatan risiko penurunan kognitif dan demensia.
Menurunkan kekebalan tubuh
Tidur dan sistem kekebalan tubuh memiliki hubungan yang erat. Masih melansir dari website yang sama, regulasi kekebalan tubuh saat tidur dapat membantu pemulihan dan melawan infeksi.
Tidur yang cukup bisa mendukung sistem pertahanan imun yang seimbang. Sebaliknya, kurang tidur dapat meningkatkan kerentanan tubuh kita terhadap infeksi dan menurunkan respons imun terhadap vaksinasi.
Christopher Winter dari Sleep Medicine Center of Martha Jefferson Hospital mengungkapkan bahwa kurang tidur dapat membuat saraf yang mengendalikan emosi pada otak menjadi lebih aktif. Hal tersebut bisa menyebabkan peningkatan emosi negatif dan kesulitan mengendalikan perasaan yang buruk.
Melansir dari brainacademy.id, kurang tidur bisa mengakibatkan seseorang menjadi tidak bijak dalam mengambil keputusan dan berpikir. Bahkan menyebabkan mudah mengalami sedih dan gelisah.
Rentan Mengalami Stres

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
