Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Desember 2024 | 22.21 WIB

Menurunkan Fungsi Otak hingga Sulit Mengendalikan Emosi, Inilah 6 Dampak Buruk Jika Kamu Kurang Tidur!

Ilustrasi begadang (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi begadang (Dok. Freepik)

JawaPos.com–Seringkali kita merasa tidak punya cukup waktu untuk melakukan tugas dan kegiatan sehari-hari. Terlebih lagi ketika sedang dikejar deadline, tidak jarang kita mengorbankan waktu tidur untuk menyelesaikanya.

Namun bahkan terkadang, kita begadang sampai larut malam hanya untuk marathon film kesukaan. Hal tersebut terasa normal karena sudah menjadi kebiasaan.

Padahal, kurang tidur memiliki resiko yang tidak baik untuk kesehatan. Agar tubuh tetap bisa berfungsi secara normal dan optimal, cukup tidur sangatlah diperlukan.

Rekomendasi tidur yang cukup adalah sekitar 6-8 jam setiap hari. Dengan begitu, kurang tidur bisa menyebabkan dampak negatif dan mempengaruhi keadaan tubuh dalam menjalani aktivitas.

Berikut ini beberapa dampak buruk yang bisa ditimbulkan akibat kurang tidur, antara lain:

  1. Mempengaruhi fungsi otak

Kurang tidur bisa memengaruhi fungsi otak termasuk kemampuan untuk fokus, mengingat, bahkan kecepatan dalam memproses informasi. Mengutip dari betterhealth.com, tidur memainkan peran penting dalam pembentukan dan konsolidasi memori.

Dengan begitu, kurang tidur bisa berdampak negatif pada ingatan jangka pendek dan panjang. Keterampilan, kreativitas, dan kapasitas dalam memecahkan masalah pun juga akan terganggu.

Tidur berperan untuk membuang produk limbah beracun yang menumpuk di otak kita sepanjang hari, sehingga kurang tidur dikaitkan dengan peningkatan risiko penurunan kognitif dan demensia.

  1. Menurunkan kekebalan tubuh

Tidur dan sistem kekebalan tubuh memiliki hubungan yang erat. Masih melansir dari website yang sama, regulasi kekebalan tubuh saat tidur dapat membantu pemulihan dan melawan infeksi.

Tidur yang cukup bisa mendukung sistem pertahanan imun yang seimbang. Sebaliknya, kurang tidur dapat meningkatkan kerentanan tubuh kita terhadap infeksi dan menurunkan respons imun terhadap vaksinasi.

  1. Sulit Mengendalikan Emosi

Christopher Winter dari Sleep Medicine Center of Martha Jefferson Hospital mengungkapkan bahwa kurang tidur dapat membuat saraf yang mengendalikan emosi pada otak menjadi lebih aktif. Hal tersebut bisa menyebabkan peningkatan  emosi negatif dan kesulitan mengendalikan perasaan yang buruk.

Melansir dari brainacademy.id, kurang tidur bisa mengakibatkan seseorang menjadi tidak bijak dalam mengambil keputusan dan berpikir. Bahkan menyebabkan mudah mengalami sedih dan gelisah.

  1. Rentan Mengalami Stres

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore