Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 September 2024 | 12.30 WIB

17,8 Juta Nyawa Melayang Karena Penyakit Kardiovaskular, Kebiasaan Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Ilustrasi: Gangguan aritmia jantung, tua muda bisa kena disebabkan oleh gaya hidup nggak sehat. (CVRTI - The University of Utah) - Image

Ilustrasi: Gangguan aritmia jantung, tua muda bisa kena disebabkan oleh gaya hidup nggak sehat. (CVRTI - The University of Utah)

JawaPos.com - Seringkali seseorang tidak menyadari bahwa kebiasaan yang mereka lakukan ternyata dapat menyebabkan risiko terkena masalah/gangguan kesehatan, seperti penyakit jantung.

Berdasarkan data WHO tahun 2021, yang dikutip pada situs upk.kemkes.go.id, tercatat bahwa setidaknya ada 17,8 juta orang meninggal akibat penyakit kardiovaskular.

Maka dari itu, penting bagi kita untuk meningkatkan kesadaran agar senantiasa menerapkan pola hidup sehat agar meminimalisir terjadinya penyakit ini, misalnya dengan cara rutin melakukan aktivitas fisik selama 30 menit setiap hari.

Serangan jantung disebabkan karena adanya penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah, yang memiliki ciri yaitu, nyeri di bagian dada (angina), sesak nafas, dan dada berdebar.

Dilansir dari laman universityhealth.com, berikut 6 kebiasaan yang dapat menyebabkan penyakit jantung:

Pola makan buruk

Plak pada arteri bisa disebabkan oleh terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh, hal ini menyebabkan jantung akan bekerja lebih keras dari biasanya.

Hindari konsumsi makanan yang mengandung banyak garam karena berpotensi menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi).

Merokok

Kebiasaan yang biasanya dilakukan oleh laki-laki ini merupakan kegiatan yang dapat mengakibatkan peradangan pada semua organ tubuh, seperti paru-paru dan jantung.

Carilah solusi supaya bisa berhenti merokok, bila perlu lakukan konsultasi kesehatan ke dokter. Asap yang dihasilkan perokok tidak hanya berbahaya bagi mereka, namun juga orang-orang terdekatnya.

Begadang

Kualitas tidur yang buruk diakibatkan oleh tidak terpenuhinya jam istirahat karena sering terjaga hingga larut malam, kebiasaan ini mampu menyebabkan tekanan pada jantung.

Apabila dibiarkan terus-menerus bisa meningkatkan risiko menderita penyakit berbahaya, meliputi: penyakit jantung, obesitas, diabetes tipe 2, darah tinggi, dan hipertensi.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore