
Ilustrasi wajah seseorang dengan bekas jerawat. (Freepik)
JawaPos.com – Bagi kalian yang sering mengalami kulit berjerawat, pastinya tidak asing dengan bekas yang muncul di kulit pasca jerawat mengecil atau mengempes. Kondisi kulit seseorang saat mengalami jerawat berbeda-beda, mulai dari muncul papula, dan bintil-bintil yang tidak nyaman, bahkan perubahan warna kulit pada bekas jerawat.
Efek bekas jerawat yang bertahan lama dapat dibagi menjadi dua kategori, post-inflammatory erythema (PIE) and post-inflammatory hyperpigmentation (PIH). Keduanya memiliki asal-usul yang sama, namun berbeda dalam pilihan perawatan dan cara mengatasinya.
PIE merupakan kondisi bekas jerawat yang sering terjadi pada warna kulit yang terang. PIE dapat muncul sebagai bercak merah muda, merah, atau ungu di lokasi lesi jerawat yang tetap ada setelah jerawat mereda. Mengutip Clearstem, erythema (eritema) didefinisikan sebagai kemerahan pada kulit yang disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah. Eritema tidak hanya terbatas pada jenis pasca-inflamasi jerawat, sering kali merupakan hasil dari penyakit autoimun atau kondisi lain seperti rosacea.
Cara terbaik untuk mencegah post-inflammatory erythema (PIE), selain mencegah jerawat sejak awal, adalah dengan mengobati jerawat dengan segera. Semakin cepat jerawat diatasi, semakin kecil kemungkinan Anda mengalami kemerahan atau jaringan parut jerawat.
Memencet atau memecahkan jerawat adalah faktor lain yang berkontribusi terhadap PIE. Kerusakan yang disebabkan oleh memencet jerawat dapat merusak pembuluh darah lebih lanjut dan menyebabkan eritema. PIE biasanya sembuh dengan sendirinya setelah beberapa saat, yang berarti salah satu faktor terpenting dalam mengobatinya adalah waktu.
Melansir Healthline, PIE sembuh biasanya menghabiskan waktu kurang lebih enam bulan. Jika Anda ingin mengatasinya lebih cepat, ada beberapa perawatan di rumah yang dapat membantu, misalnya dengan menggunakan produk perawatan kulit yang tepat.
PIE cocok dengan produk perawatan kulit yang mengandung vitamin C dan juga niacinamide. Vitamin ini mengurangi peradangan dan membantu kulit mempertahankan kelembaban. Niacinamide mungkin memiliki beberapa manfaat untuk PIE ketika dioleskan.
Apa itu PIH?
Post-inflammatory hyperpigmentation (PIH) mengacu pada bintik-bintik gelap tidak rata yang muncul setelah jerawat. Reaksi pasca-inflamasi ini lebih sering terjadi pada mereka yang memiliki jenis kulit yang lebih gelap dibandingkan dengan PIE.
PIH disebabkan oleh peradangan yang memicu produksi melanin oleh sel-sel khusus yang disebut melanosit di kulit. Segala jenis peradangan atau kerusakan fisik dapat menyebabkan PIH, tetapi jerawat adalah salah satu yang paling umum.
Sama seperti PIE, semakin meradang jerawat, semakin besar kemungkinan terjadinya PIH. Ini berarti jerawat memiliki potensi hiperpigmentasi yang lebih besar daripada jerawat komedo ringan.
Menghindari memencet jerawat dan mengobati jerawat dengan cepat adalah langkah penting untuk mencegah PIH berkembang sejak awal. Namun, adanya melanin dalam PIH membuat satu faktor yang jauh lebih penting dalam kasus PIH daripada PIE, yakni paparan sinar matahari.
Mengenakan tabir surya dapat mencegah bercak hiperpigmentasi menjadi lebih gelap. Gunakan tabir surya dengan SPF tinggi (50+) adalah pilihan terbaik untuk mencegah hiperpigmentasi dan mengobati melasma, kondisi kulit umum lainnya yang menyebabkan hiperpigmentasi.
Perawatan untuk kedua kondisi PIE dan PIH sedikit berbeda. PIH merespons dengan baik terhadap perawatan seperti retinoid, sementara bahan-bahan ini dapat mengiritasi pasien PIE dan meningkatkan kemerahan.
Di sisi lain, PIH merespons dengan baik terhadap sifat antioksidan dari bahan-bahan seperti vitamin C, yang memiliki lebih sedikit bukti efektivitas terhadap PIH.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
