
Mengenal Mysophobia, ketakutan pada segala hal kotor./Pexels/Quang Nguyen Vinh
JawaPos.com – Mysophobia, juga biasa dikenal sebagai germaphobia, adalah kondisi kesehatan mental yang ditandai dengan ketakutan yang berlebih bahkan irasional terhadap kuman, bakteri, atau segala hal yang kotor.
Dilansir dari Medical News Today pada Rabu (24/7), penderita mysophobia mungkin menghindari kontak dengan apa pun yang mereka anggap kotor, bisa terkontaminasi, termasuk orang lain dan benda-benda di sekitar mereka.
Ketakutan secara berlebih pada segala hal yang kotor ini bisa sangat mempengaruhi kualitas hidup seseorang, bahkan hingga menghambat partisipasi mereka dalam berbagai aktivitas sehari-hari dan interaksi sosial.
Gejala
Gejala mysophobia dapat bervariasi dari satu individu ke individu lainnya. Sebagaimana yang dikutip dari Verywell Mind pada Rabu (24/7) menjelaskan bahwa gejala umum meliputi perilaku yang digunakan untuk menghindari paparan kuman atau kontaminasi.
Ini bisa termasuk menghindari tempat-tempat yang dianggap mengandung banyak kuman, ketakutan yang ekstrem akan terkontaminasi, mencuci tangan secara berlebihan, dan penggunaan produk pembersih atau sanitasi yang berlebihan.
Ketika terpapar kotoran atau bakteri, penderita mungkin mengalami gejala fisik seperti menangis, jantung berdebar kencang, gemetar, dan berkeringat.
Penyebab
Penyebab pasti mysophobia belum sepenuhnya dipahami oleh para ahli. Dikutip dari Medical News Today menyebutkan bahwa kombinasi beberapa faktor mungkin berperan, termasuk trauma (seperti penyakit parah), riwayat keluarga, faktor lingkungan, dan perubahan kimia otak.
Selain itu, sebagaimana yang dinukil dari Verywell Mind bahwa genetika juga bisa menjadi faktor risiko, dengan penelitian menunjukkan bahwa fobia mungkin terkait dengan genetika.
Tidak hanya itu, perbedaan struktur otak dan adanya kondisi kesehatan mental lainnya juga bisa meningkatkan risiko seseorang mengembangkan mysophobia.
Baca Juga: Gratis dan Nggak Harus Beli, Ini Tata Cara Mengikuti Test Drive Unit Kendaraan Baru di GIIAS 2024
Diagnosis
Diagnosis mysophobia dilakukan oleh profesional kesehatan mental. Dilansir dari Medical News Today, mysophobia diklasifikasikan sebagai fobia spesifik dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, 5th edition, text revision (DSM-5-TR).
Untuk didiagnosis dengan fobia spesifik seperti mysophobia, seseorang harus memiliki ketakutan yang persisten, berlebihan dan intens terhadap objek atau situasi tertentu (dalam hal ini, kuman).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
