Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 April 2024 | 00.59 WIB

Perbanyak Aktivitas Fisik, Ini 5 Cara Mengatasi Burnout!

Ilustrasi. Kelelahan bekerja dapat mengakibatkan stres atau depresi. (Freepik)

 
JawaPos.com - Burnout adalah kondisi ketika seseorang mengalami kelelahan fisik dan mental yang berdampak pada penurunan motivasi dan kinerja seseorang.
 
Bahkan, kondisi ini juga bisa membuat seseorang cenderung berperilaku negatif terhadap diri sendiri maupun orang lain. 
 
Anda mungkin tidak menyadari bahwa sedang burnout. Namun, jika Anda merasa lelah dan lambat, bahkan pekerjaan sederhana pun terasa berat untuk diselesaikan, apalagi jika disertai stres sehingga cepat marah dan frustasi, maka kemungkinan besar Anda sedang mengalami burnout.
 
 
Penyebab Seseorang Mengalami Burnout
 
Burnout atau kelelahan kerja adalah hasil dari stres, kelelahan dan ketidakpuasan di tempat kerja. Lalu, apa yang menyebabkan seseorang dapat mengalami burnout dalam bekerja.
 
1. Bekerja Terlalu Keras
 
Salah satu penyebab burnout adalah seseorang bekerja terlalu keras karena terobsesi dengan kesuksesan. Mereka biasanya memiliki beban kerja yang berlebih daripada seharusnya. 
 
 
2. Tidak Mendapatkan Apresiasi
 
Apresiasi terhadap hasil pekerjaan sangat penting dalam menjaga kesehatan mental dalam bekerja, dan faktor kedua yang membuat seseorang mengalami burnout dalam bekerja adalah merasa tidak cukup diapresiasi sehingga merasa frustasi dengan pekerjaan.
 
3. Dinamika Disfungsional di Tempat Kerja
 
Mendapatkan intimidasi di kantor, merasa diremehkan atau diacuhkan oleh rekan kerja dan bos dapat menjadi penyebab perasaan tak berdaya karena merasa tak memiliki peranan penting di dalam perusahaan. 
 
 
Ciri-ciri Seseorang Mengalami Burnout
 
Setelah mengetahui apa itu burnout dan penyebabnya, Anda juga perlu mengetahui apa saja ciri-ciri yang biasanya dialami oleh seseorang ketika sedang mengalami burnout.
 
Secara fisik, seseorang akan mengalami kelelahan dalam melakukan pekerjaannya. Rasa mengantuk yang berlebihan dan ketidaknyamanan dalam tubuh juga menjadi ciri fisik yang muncul akibat burnout.
 
 
Cara Atasi Burnout
 
Burnout yang tidak teratasi dengan baik dapat berdampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental. Oleh karena itu, jika gejala atau ciri-ciri burnout muncul, Anda disarankan untuk mengatasinya dengan langkah-langkah berikut ini.
 
1. Temukan Penyebabnya
 
Cara mengetahui burnout yang pertama adalah mengetahui penyebabnya. Sulit membuat perubahan ketika Anda tidak tahu persis apa yang menjadi penyebab, menjelajahi faktor atau sumber stress yang berkontribusi dalam hidup dapat membantu.
 
 
Stress mungkin dapat dikelola dengan sendirinya, tetapi hal tersebut dapat dengan mudah membuat Anda kewalahan.
 
2. Atur Jadwal
 
Cara mengatasi burnout selanjutnya adalah memilah jadwal, putuskan tugas mana yang kurang penting dan sisihkan. Jika Anda sudah menjalani hal yang sibuk seharian, menambahkan lebih banyak tugas hanya akan menambah lebih banyak frustasi dan stres.
 
Sebaiknya evaluasi jadwal yang sudah disusun dan dipertimbangkan untuk membatalkan atau menjadwalkan ulang.
 
 
3. Bicaralah pada Orang yang Dipercaya
 
Cara mengatasi burnout selanjutnya adalah cerita keluh kesah Anda kepada orang yang dipercayai, seperti keluarga, kekasih dan sahabat. Memendam masalah dan kelelahan hanya akan menambah stres dan mempengaruhi kondisi kesehatan.
 
Melibatkan orang terkasih yang terpercaya dapat membantu Anda merasa didukung dan tidak sendirian, sehingga kembali semangat.
 
4. Beri Dukungan pada Diri Sendiri
 
Diri Anda sendiri ternyata bisa  menjadi salah satu cara mengatasi burnout. Mencapai titik kelelahan dapat memunculkan perasaan gagal dan kehilangan tujuan atau arah hidup.
 
 
Anda mungkin merasa seolah-olah tidak bisa melakukan apapun dengan benar atau tidak pernah sampai tujuan. Ketika mencapai titik kelelahan, cobalah memberikan cinta dan support kepada diri sendiri dengan merasa bahwa Anda bukan makhluk yang sempurna, untuk itu Anda tidak harus melakukan apapun dengan sempurna. Lalu biarkan diri Anda untuk istirahat sejenak.
 
5. Lakukan Aktivitas Fisik
 
Cara mengatasi burnout selanjutnya adalah melakukan aktivitas yang santai seperti yoga, taichi, atau meditasi. Melakukan aktivitas fisik dapat mengalihkan pikiran dan pekerjaan.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore