alexametrics

Layanan Holistic Fertility Treatment Morula Indonesia

Maksimal Keberhasilan Program Bayi Tabung
1 Juli 2022, 16:40:29 WIB

JawaPos.com – Dalam memaksimalkan kesuksesan program bayi tabung (IVF), sejumlah hal harus jadi perhatikan oleh pasangan suami istri, salah satunya dengan menjalani perawatan peremajaan organ reproduksi dan juga melengkapi kebutuhan nutrisi dengan konsumsi obat-obat Adjuvan atau suplemen seperti Dehydroepiandrosterone (DHEA), Coenzym Q10, dan injeksi Growth Hormone.

Selain itu, perlu diperhatikan konsumsi Multivatimin seperti Zink dan injeksi Vitamin C, serta melakukan Prosedur PRP (Platelet Rich Plasma) yang telah direkomendasikan oleh Dokter.

Menurut sebuah tulisan yang diterbitkan dalam jurnal medis Upsala Journal of Medical Sciences, Dehydroepiandrosterone (DHEA) adalah hormon steroid endogen yang diproduksi terutama di kelenjar adrenal, gonad, dan otak. Dipercaya dapat meningkatkan folikel karena mampu meningkatkan produksi dari insulin-like growth factor-1 (IGF-1) dan meningkatkan produksi estradiol dalam sel granulosa, bertindak sebagai precursor androstenedione dan testoteron dalam sel ovarium.

Selain itu, pra-perawatan dengan DHEA dapat mengurangi embrio aneuploid (tidak normal), yaitu dengan memperbaiki lingkungan mikro ovarium dimana pematangan folikel terjadi, sehingga mengoptimalkan proses bayi tabung (IVF).

Untuk Zink, diperlukan untuk mengatur fungsi hormon yang memastikan ovulasi teratur dan terjadi pembuahan. Sedangkan, peranan Coenzyme Q10 bagi organ reproduksi juga melindungi sel telur dari efek radikal bebas. Di salah satu journal disampaikan bahwa Coenzyme Q10 bermanfaat dalam meningkatkan kualitas sel telur, kualitas ovulasi, dan angka kehamilan, juga berperan dalam menurunkan angka keguguran dini.

Growth Hormone berperan pada fungsi ovarium. Pada beberapa literature, Growth Hormone dapat meningkatkan kematangan sel telur dan jumlah embrio yang bisa ditransfer pada pasien dengan kondisi poor responder, dan bermanfaat bagi kasus-kasus bayi tabung yang gagal berulang (Recurrent Implantation Failure).

Dalam merencanakan kehamilan, vitamin C atau asam askorbat merupakan zat gizi penting yang dibutuhkan. Para pakar telah lama mengetahui bahwa vitamin C merupakan bahan baku penting untuk membentuk kolagen tubuh, yakni bahan dasar dari tulang, kulit, pembuluh darah, dan jaringan lainnya.

Tubuh juga memerlukan vitamin C untuk menjalankan berbagai fungsi, seperti memproduksi kolagen, L-carnitine, beberapa hormon dan zat kimia penting pada otak dan saraf, membantu penyerapan zat besi, meningkatkan kekebalan tubuh dengan menstimulasi aktivitas sel darah putih, mempercepat penyembuhan luka dan sebagai antioksidan, membantu menetralkan radikal bebas di dalam tubuh.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Saksikan video menarik berikut ini: