JawaPos.com - Tahun baru imlek ke-2577 Kongzili akan dirayakan satu bulan lagi. Perayaan hari raya imlek ini telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai hari libur nasional.
Saat imlek tiba, masyarakat tionghoa biasanya akan merayakannya dengan berkumpul dan menghabiskan waktu bersama keluarga.
Seperti halnya perayaan hari besar lainnya, imlek identik dengan berbagai ornamen khas serta tradisi yang terus dijaga dari generasi ke generasi.
Termasuk sejumlah kebiasaan yang dilakukan menjelang imlek, yang dipercaya memiliki makna spiritual tersendiri, yang dipercaya dapat mendatangkan hoki selama satu tahun penuh.
Baca Juga: 4 Zodiak dengan Etos Kerja Tertinggi, tapi Jangan Lupa Meluangkan Waktu untuk Bernapas
Mengutip dari laman party.alibaba.com dan swara.tunaiku.com berikut terdapat tujuh kebiasaan yang dilakukan menjelang imlek dan diyakini mampu menarik energi positif serta mendatangkan keberuntungan yang berlipat ganda.
-
Membersihkan rumah
Dalam tradisi tionghoa, membersihkan rumah dapat mendatangkan hoki. Bersih-bersih rumah dipercaya dapat menghilangkan sial dan memberi tempat agar rezeki dan hoki menghampiri. Bersih-bersih rumah ini dilakukan sebulan sebelum perayaan imlek.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini Jumat 9 Januari 2026: 6 Zodiak Berpotensi Akan Dapat Energi Positif
Sebaliknya, menurut kepercayaan orang tionghoa, menyapu dan membersihkan rumah saat hari pertama imlek justru dapat menghilangkan keberuntungan.
-
Tidak menggunakan benda tajam
Selama menjelang imlek, masyarakat tionghoa sangat berhati-hati saat memakai benda tajam, seperti pisau dan gunting. Hal ini dipercaya dapat memotong rezeki.
Kepercayaan ini juga berkembang pada tradisi berucap dan bersikap, supaya menjaga kata-kata dengan baik.
Baca Juga: Menyusuri Jejak Kuliner 'Moring' Garut: Camilan Pedas Gurih yang Menggoda Lidah
-
Dekorasi rumah dengan ornamen khas imlek berwarna merah
Warna merah selalu identik dengan nuansa imlek. Bukan tanpa alasan, warna merah dipercaya dapat mengusir makhluk jahat bernama nian.
Selain itu, warna merah juga melambangkan kesejahteraan, kekuatan, dan keberuntungan,
-
Melunasi utang
Melunasi utang sebelum tahun baru imlek dipercaya dapat membantu menarik energi bersih dan menghindari kesulitan finansial.
Saat memulai tahun, masyarakat tionghoa akan berusaha melunasi utang sebelum tahun baru, sebagai bentuk integritas di dalam relasi sosial.
-
Jangan memecahkan barang
Selama menjelang tahun baru imlek, masyarakat tionghoa dilarang memecahkan piring atau gelas. Piring dan gelas yang pecah sering dianggap sebagai pertanda buruk.
Saat piring dan gelas pecah, orang tionghoa akan mengucapkan kata-kata keberuntungan “sui sui ping an” yang berarti damai sepanjang tahun, untuk menetralisir aura negatif.
-
Mengenakan pakaian warna merah
Baju imlek identik dengan warna merah. Umumnya saat menjelang raya imlek, orang tionghoa akan membeli baju baru dengan warna merah.
Tradisi ini diyakini dapat mengusir roh jahat dan kesialan. Baju merah juga sering dikaitkan dengan semangat, kelimpahan, kesejahteraan, dan awal baru yang baik.
-
Menyantap makanan yang melambangkan keberuntungan
Masyarakat tionghoa umumnya akan mengonsumsi makanan khas saat imlek. Beberapa makanan yang dipercaya akan menarik keberuntungan seperti pangsit, ikan, kue keranjang, dan jeruk mandarin.