← Beranda
Jika Anda Telah Membaca Salah Satu dari 10 Buku Ini dari Awal sampai Akhir, Anda Memiliki Rasa Ingin Tahu Intelektual Lebih Besar
Irfan FerdiansyahKamis, 20 November 2025 | 16.38 WIB
seseorang yang memiliki rasa ingin tahu intelektual./ Freepik/freepik

JawaPos.com - Di tengah dunia serba cepat, kebiasaan membaca buku tebal, penuh konsep, dan terkadang cukup menantang secara mental, menjadi semakin langka.

Banyak orang ingin terlihat cerdas, tetapi hanya sedikit yang benar-benar menyalurkan rasa ingin tahu intelektual lewat membaca karya serius—apalagi menuntaskannya hingga halaman terakhir.

Psikologi kognitif menyebut bahwa orang yang sanggup menyelesaikan buku-buku berat cenderung memiliki need for cognition yang tinggi: dorongan internal untuk berpikir mendalam, memecahkan kompleksitas, dan menikmati proses belajar itu sendiri.

Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (19/11), jika Anda pernah menamatkan salah satu dari 10 buku berikut, besar kemungkinan Anda termasuk minoritas—hanya sekitar 10% populasi—yang memiliki kehausan intelektual level tinggi.

Mari kita bedah satu per satu apa yang buku-buku ini ungkapkan tentang diri Anda.

1. “Sapiens” — Yuval Noah Harari

Jika Anda menyelesaikan buku ini, Anda adalah orang yang menyukai perspektif besar.

Anda tidak hanya ingin tahu bagaimana dunia bekerja, tetapi juga akar sejarah manusia, evolusi sosial, dan filsafat yang membentuk peradaban.

Anda haus memahami gambaran besar sambil merenungkan masa depan.

2. “Thinking, Fast and Slow” — Daniel Kahneman

Baca Juga: Nvidia Pecahkan Rekor! Laba Meledak, BTC Rebound dari USD 89.000 di Tengah Kekhawatiran Bubble AI

Menamatkan ini menunjukkan Anda punya ketahanan mental terhadap konsep rumit.

Buku ini penuh teori psikologi, bias kognitif, serta eksperimen ilmiah—dan Anda menikmati menganalisisnya.

Anda bukan tipe yang cepat puas; Anda ingin tahu mengapa otak bekerja seperti itu.

3. “Atomic Habits” — James Clear

Buku ini memang populer, tetapi tidak semua orang menamatkannya.

Jika Anda menuntaskannya, Anda termasuk kelompok yang benar-benar peduli pada perubahan diri yang berkelanjutan.

Anda ingin mengerti struktur kebiasaan, bukan hanya tips motivasi sesaat.

4. “The Power of Now” — Eckhart Tolle

Jika Anda selesai membaca buku ini, Anda memiliki ketertarikan mendalam pada kesadaran, spiritualitas, dan pemahaman diri. Anda mampu berdiam sejenak, merenung, serta mengevaluasi emosi dan ego—sesuatu yang banyak orang hindari.

5. “Rich Dad Poor Dad” — Robert Kiyosaki

Menamatkan ini menandakan Anda punya rasa ingin tahu finansial.

Anda ingin tahu pola pikir kaya, memahami risiko, dan tidak takut membongkar konsep yang mungkin bertentangan dengan pola pendidikan tradisional.

6. “Man’s Search for Meaning” — Viktor E. Frankl

Jika Anda sanggup menyelesaikan kisah berat ini, Anda memiliki kedalaman emosional yang tidak dimiliki semua orang.

Anda mampu merenungi penderitaan manusia dan menemukan makna di baliknya—sebuah kemampuan psikologis tingkat tinggi.

7. “A Brief History of Time” — Stephen Hawking

Buku ini bukan bacaan ringan.

Jika Anda menamatkannya, Anda termasuk orang dengan kemampuan berpikir abstrak yang kuat.

Anda menikmati konsep sains kompleks dan tidak takut menabrak batas pengetahuan umum.

8. “The Subtle Art of Not Giving a F*ck” — Mark Manson

Meski bahasanya santai, menamatkannya menunjukkan Anda memiliki kepekaan emosional dan logika kritis yang seimbang.

Anda ingin memahami batas energi mental, prioritas hidup, dan cara menciptakan kebahagiaan yang realistis.

9. “The Alchemist” — Paulo Coelho

Buku ini sederhana namun penuh makna.

Jika Anda selesai membacanya, Anda adalah orang yang mengapresiasi simbolisme, perjalanan batin, dan filosofi kehidupan.

Anda terbuka pada intuisi dan pelajaran dari pengalaman.

10. “Quiet: The Power of Introverts in a World That Can’t Stop Talking” — Susan Cain

Jika Anda menuntaskan karya ini, Anda punya ketertarikan pada dinamika kepribadian dan psikologi sosial.

Anda peduli memahami perbedaan manusia, dan Anda menghargai kekuatan dalam keheningan serta refleksi.

Kesimpulan: Anda Bukan Sekadar Pembaca—Anda Penjelajah Pikiran

Jika Anda pernah menamatkan salah satu dari buku di atas, Anda bukan orang biasa. Anda memiliki:

rasa ingin tahu intelektual di atas rata-rata,

kemauan mendalami ide kompleks,

ketertarikan kuat pada pertumbuhan diri,

dan kapasitas refleksi yang lebih besar dari kebanyakan orang.

Dalam psikologi, kemampuan ini menjadi fondasi pembelajar seumur hidup—orang yang tidak hanya ingin tahu apa yang terjadi, tetapi mengapa dan bagaimana itu terjadi.

Dan jika Anda telah menamatkan lebih dari satu?

Selamat. Anda mungkin berada di kelompok kecil yang menjadikan pengetahuan sebagai makanan jiwa, bukan sekadar hiasan intelektual.

EDITOR: Hanny Suwindari