← Beranda

Meski Berhati Lembut INFJ Ternyata Punya Sisi Gelap yang Tak Terduga, Ternyata Begini 5 Alasannya!

Muhammad Naufal RabbaniJumat, 18 Juli 2025 | 00.27 WIB
Sisi gelap INFJ yang jarang diketahui. (freepik)

JawaPos.com - Bagi seseorang yang memiliki hasil tipe kepribadian INFJ, ada sebuah pemahaman mendalam tentang karakter yang melekat pada diri mereka. 

INFJ memang dikenal sebagai sosok yang berhati lembut dan tulus dalam membantu orang lain. 

Namun, di balik kelembutannya, INFJ ternyata memiliki sisi gelap yang jarang diketahui banyak orang. 

Meski tidak berniat untuk menunjukkan sisi gelapnya, nyatanya mereka memiliki potensi untuk melukai orang lain. 

Potensi tersebut yang membuat sisi gelap INFJ ini menjadi berbahaya dan memberikan dampak yang dalam bagi yang mengalaminya!

Maka dari itu, melansir informasi dari kanal Youtube The INFJ Circle, mari simak alasan mengapa INFJ dianggap berbahaya karena sisi gelapnya!

  1. Mampu membuka kelemahan lawannya

INFJ memiliki kemampuan unik untuk melihat dan mengurai kelemahan seseorang. 

Secara alami, bahkan tanpa disadari, mereka mengumpulkan informasi tentang seseorang, termasuk kekuatan dan celah mereka. 

Pada dasarnya ini merupakan bentuk kepedulian INFJ terhadap orang lain. 

Ketika hubungan berjalan baik, INFJ akan mengerahkan segalanya untuk membantu dan memaksimalkan potensi orang lain. 

Namun, situasi berubah drastis saat seseorang menyakiti hati INFJ. Karena kebaikan dan ketulusannya, terkadang orang lain merasa seenaknya pada mereka. 

JIka ini terjadi berulang kali dan parah, INFJ akan membalikkan keadaan. 

Mereka akan menggunakan kelemahan lawan untuk menyerah, bahkan menyampaikan secara terbuka bahwa mereka melihat titik rapuhnya. 

  1. Mampu melihat kegagalan di masa mendatang

INFJ nyatanya mampu melihat kemungkinan kegagalan seseorang di masa depan. 

Karena seorang INFJ mampu mengenal lawan bicaranya dengan baik dan telah memperhatikan perhatian pada kelemahan dan kekuatannya. 

Secara tulus, INFJ sebenarnya ingin membantu temannya menghindari masa depan suram atas kegagalan dengan memberikan nasihat. 

Tetapi, jika terlukai, INFJ akan mengungkapkan kengerian yang menanti lawannya di kemudian hari.

Hal ini akan terdengar menakutkan bagi orang yang mendengarnya, karena mereka tahu apa yang dikatakan oleh INFJ itu benar adanya. 

  1. Amarah yang meledak-ledak

Jika INFJ merasa sangat kesal, mereka akan meledakkan amarahnya. Mereka akan memberikan komentar menusuk dan lantang pada lawannya. 

INFJ selalu melempar fakta tentang keburukan orang lain, dan itu diamini oleh lawannya. 

Ini menjadi lebih parah karena tidak hanya intensitas dan amarah yang meledak. Namun, komentar menusuk itu akan sangat membekas pada lawan bicaranya. 

  1. Membalas perlakuan buruk dengan akurat

Jika seseorang memperlakukan INFJ dengan cara yang tidak pantas, mereka akan meniru perlakuan buruk tersebut dan mengembalikannya pada lawannya. 

Ini merupakan upaya untuk menunjukkan kepada lawannya bahwa tindakan mereka tidak adil dan merusak. 

INFJ memegang nilai jika terjadi sebuah perilaku tidak adil, semua akan hancur dan tidak akan ada lagi kesenangan. 

Meski tak berniat melakukan tindakan balas dendam, INFJ memiliki potensi untuk melakukan hal tersebut, dan orang lain harus menyadarinya. 

  1. Jago melakukan ghosting

Seringkali orang menganggap remeh INFJ dan menilai merekalah yang menjadi korban ghosting. 

Padahal, INFJ-lah yang sangat jago dalam melakukan ghosting. Jika situasi dalam hubungan, pekerjaan, atau pertemanan menjadi sangat buruk, INFJ akan segera menghilang. 

Selain itu, jika INFJ sudah tidak tertarik dalam sebuah hubungan, mereka akan pergi tanpa memberikan kabar. 

Mereka akan mudah memudar, seiring dengan energi dan harapan mereka yang tak lagi menyala. 

Dalam kondisi yang parah, mereka akan benar-benar tidak peduli pada orang lain. 

Jika ghosting masih memiliki potensi untuk membuka kembali komunikasi, maka door slam merupakan jawaban bagi INFJ untuk memutus hubungan. 

INFJ akan mengeluarkan orang lain dari hidupnya ketika mereka yang telah diberi kesempatan masih mengulang kesalahan berkali-kali padanya. 

Ini adalah upaya INFJ untuk melindungi kesehatan mental mereka dan mencegah orang mengambil keuntungan dari mereka. 

Pada gilirannya, INFJ memiliki kesabaran yang besar dan memberikan kesempatan kedua untuk orang lain. 

Namun, ada saatnya mereka akan memutus hubungan sama sekali untuk melepaskan diri dari hubungan yang beracun.

Jadi bagaimana? Apakah Anda menjadi lebih mengenal seseorang yang memiliki kepribadian INFJ setelah mengetahui sisi gelapnya?

***

EDITOR: Novia Tri Astuti