← Beranda

4 Ciri Umum Pengusaha Sukses: Ada di Antara 5 Tipe Kepribadian Ini, Anda Termasuk?

Leni Setya WatiJumat, 16 Mei 2025 | 08.16 WIB
Ilustrasi pengusaha sukses (freepik/azerbaijan_stockers)

 

JawaPos.com - Di antara 16 tipe kepribadian yang didefinisikan dalam indikator tipe Myers Briggs, 5 di antaranya telah diketahui sangat berkorelasi dengan keberhasilan dalam keterampilan bisnis dan kewirausahaan.

Tipe-tipe tersebut adalah ENTP, INTJ, ENTJ, ESTJ, ISTJ. Kepribadian-kepribadian ini menampilkan preferensi kognitif yang paling selaras dengan sifat-sifat yang terkait dengan pencapaian dan ambisi yang tinggi.

Tipe-tipe ini juga memiliki peringkat tertinggi dalam pendapatan yang diperoleh dan masing-masing memiliki preferensi Berpikir (T).

Thinking and judging tampaknya menjadi faktor terkuat yang terlibat dalam kemampuan kepemimpinan eksekutif.

Namun, intuisi (N) dikaitkan dengan kemampuan untuk membayangkan kemungkinan dan mengenali peluang yang merupakan sifat-sifat penting bagi semua pengusaha sukses.

Tes MBTI untuk preferensi, bukan kemampuan. Terlepas dari tipe kepribadian, jelas bahwa semua pengusaha sukses memiliki kekuatan utama yang memungkinkan mereka untuk naik pangkat dan menjadi kapten industri.

Lalu apa saja yang membuat orang-orang ini menjadi pengusaha sukses? Dilansir dari laman Astroligion.com, Kamis (15/5), rahasianya ada pada empat ciri yang mereka miliki ini.

1. Rasa ingin tahu

Dorongan untuk mengeksplorasi dan bereksperimen merupakan karakteristik bawaan para wirausahawan. Wirausahawan hebat juga merupakan pembelajar yang tekun dan terus mencari informasi baru.

Dorongan untuk memperoleh lebih banyak wawasan ini memungkinkan mereka memperoleh keunggulan dalam pengembangan ide dan solusi yang lebih baik.

Pola pikir wirausahawan adalah pikiran terbuka yang bersedia mempertimbangkan kemungkinan dan mengambil risiko, menguji untuk melihat apa yang berhasil dan apa yang tidak.

Atribut ini terkait dengan pemikiran ekstrovert dan kebetulan hadir dalam tumpukan kognitif ENTJ, INTJ , ISTJ, dan ESTJ.

Prospek penemuan menarik bagi mereka dan mendorong wirausahawan untuk menjelajah ke perairan yang belum dipetakan untuk menjadi pelopor dan penentu arah di bidang mereka.

Ini bisa berisiko tetapi kemauan untuk mengambil risiko besar dapat membuahkan hasil ketika keputusan dipandu oleh intuisi dan naluri yang tajam.

2. Kreativitas

Kreativitas adalah unsur penting dalam resep pengusaha untuk meraih kesuksesan. Diperlukan pikiran kreatif untuk melihat peluang di mana orang lain melihat kekacauan.

Seolah-olah orang kreatif menavigasi kegelapan dengan mengenakan kacamata inframerah sementara yang lain meraba-raba dengan membabi buta.

Dalam Myers Briggs, pemikiran divergen dikaitkan dengan Intuisi (N), khususnya intuisi ekstrovert.

ENTJ, INTJ, dan ENTP adalah tipe kepribadian yang menampilkan preferensi untuk intuisi dan mereka dianggap sebagai beberapa tipe yang paling kreatif dan inovatif dalam MBTI.

Banyak lembaga bisnis menghargai kecerdasan daripada kreativitas sebagian karena lebih mudah untuk diukur dan dikelola.

Namun, inovasi membutuhkan pemikiran yang melampaui batas fakta dan konsep yang mapan. Kesuksesan sejati dalam bisnis sering kali membutuhkan pengukiran ceruk unik di pasar prospektif.

Muncul dengan ide bisnis yang berharga dan menguntungkan yang memecahkan masalah atau memberikan pengalaman yang tidak dimiliki bisnis lain membutuhkan pola pikir yang kreatif dan oportunistik.

3. Ketegasan

Kemampuan untuk bertindak tegas dan membuat keputusan yang baik dengan cepat, terutama saat berada di bawah tekanan, sangat penting dalam bisnis.

Dan dalam hal ini, tipe yang suka menghakimi (judging) memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan tipe yang suka mengamati (perceivers.)

Tipe yang suka mengamati cenderung alergi terhadap komitmen dan membuat keputusan yang mengikat yang dapat membuat mereka terikat pada sesuatu yang tidak dapat mereka tarik dengan mudah.

Tipe yang suka menghakimi seperti ENTJ dan ESTJ menyukai struktur dan lebih nyaman dalam dan menepati janji.

Mereka mengambil keputusan dengan serius dan biasanya sangat dapat diandalkan untuk menepati janjinya.

Mereka mampu menjadi seperti ini karena mereka mempertimbangkan implikasi dan konsekuensi dari setiap arah yang mereka putuskan untuk diambil secara menyeluruh.

Sehingga begitu mereka mengambil keputusan, mereka menginvestasikan diri mereka dengan tekad yang kuat untuk mewujudkannya.

Pengusaha pada dasarnya adalah pemrakarsa yang memulai segalanya dan mereka mengambil tindakan secara sistematis untuk membuat kemajuan serius dan memperoleh hasil.

4. Tanggung jawab

Pengusaha bertanggung jawab atas keberhasilan mereka dan terlepas dari keadaan mereka saat ini, merasa bahwa mereka pada akhirnya memegang kendali atas takdir mereka.

Ketika masa sulit, mereka tidak berkubang dalam keputusasaan atau berusaha menyalahkan orang lain.

Orang-orang seperti itu disebut dalam psikologi sebagai orang yang memiliki lokus kendali eksternal. Pengusaha yang baik memiliki lokus kendali internal.

Psych Central mendefinisikan orang seperti itu sebagai seseorang yang "percaya bahwa ia dapat memengaruhi peristiwa dan hasilnya, sementara seseorang dengan lokus kendali eksternal menyalahkan kekuatan luar atas segalanya."

Pengusaha hebat memiliki pikiran oportunis yang secara aktif terpaku pada pencarian jalan untuk memperbaiki situasi mereka.

Karena visi dan keyakinan mereka pada diri sendiri begitu kuat, mereka sangat tangguh dalam menghadapi kegagalan.

Dalam hati mereka, mereka tahu selalu ada jalan lain, pintu lain yang menunggu untuk dibuka. Mereka tidak mudah terhalang dan bahkan bisa keras kepala dalam melakukan sesuatu dengan cara mereka sendiri.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho