← Beranda

7 Barang Biasa Era 80–90an Ini Sekarang Terlihat Seperti Benda Antik di Mata Gen Z, Apa Saja?

Aunur RahmanRabu, 23 April 2025 | 20.05 WIB
Ilustrasi orang yang membawa kaset pita. (Freepik)

JawaPos.com – Berkembangnya teknologi membawa perubahan drastis dalam kehidupan sehari-hari kita, terutama cara kita berinteraksi dengan berbagai benda.

Generasi yang tumbuh besar di era digital tentu memiliki pandangan berbeda terhadap gawai atau peralatan yang sangat lumrah pada masa lalu.

Meski terasa seperti baru kemarin, era 80–90an itu sebenarnya sudah 35–45 tahun silam. Beberapa item yang dulunya merupakan bagian normal dari rutinitas harian di era 1980-an dan 1990-an, kini bisa terlihat seperti peninggalan kuno di mata anak-anak muda Generasi Z.

Mereka mungkin tidak pernah mengalami langsung penggunaan benda-benda tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Melansir dari Geediting.com Rabu (23/4), berikut adalah tujuh benda biasa dari era 80-90an yang sekarang bisa terkesan seperti barang antik bagi Gen Z.

  1. Telepon putar

Satu di antara benda yang sangat umum pada masanya adalah telepon rumah dengan dial putar untuk menekan nomor tujuan panggilan.

Proses memutar setiap digit nomor telepon terasa sangat lambat dibandingkan hanya menekan tombol pada ponsel pintar masa kini yang sangat cepat.

  1. Kaset VHS dan pemutarnya (VCR)

Menonton film di rumah era 80–90an sangat bergantung pada gulungan pita dalam kaset VHS dan mesin pemutarnya yang besar.

Pengalaman ini jauh berbeda dengan era streaming digital yang memungkinkan akses instan ke ribuan judul film kapan saja melalui internet.

  1. Kaset pita audio

Musik pada era tersebut banyak dinikmati melalui kaset pita magnetik yang seringkali merepotkan jika pita di dalamnya kusut atau macet.

Sementara, mendengarkan musik di era sekarang hanya butuh satu sentuhan jari di layar ponsel melalui platform digital tanpa perlu repot mengganti media fisik secara manual.

  1. Disket (floppy disks)

Menyimpan data komputer dalam ukuran kecil dulunya menggunakan media penyimpanan tipis persegi bernama disket yang kapasitasnya sangat terbatas.

Memori data kini bisa disimpan dalam jumlah luar biasa besar di flash drive kecil atau bahkan di cloud internet, tanpa memerlukan media fisik sama sekali.

  1. Kamera polaroid

Mencetak foto secara instan setelah mengambil gambar adalah keajaiban kecil yang ditawarkan oleh kamera Polaroid saat itu.

Sementara, hasil jepretan foto di era sekarang langsung bisa dilihat di layar digital dan dibagikan ke seluruh dunia dalam hitungan detik melalui media sosial.

  1. Pemutar kaset portabel (Walkman)

Mendengarkan musik sambil bepergian menjadi mungkin dengan pemutar kaset portabel ikonik seperti Walkman yang cukup populer.

Sedangkan perangkat pemutar musik pribadi modern kini jauh lebih ringkas, dan mampu menyimpan ribuan lagu dalam format digital yang mudah dibawa ke mana saja.

  1. Mesin tik

Generasi 80–90an masih mengalami era mengetik dokumen atau surat secara manual mengandalkan mesin tik yang menggunakan tinta dan kertas fisik untuk mencetak huruf.

Bandingkan dengan proses mengetik saat ini, yang dilakukan dengan sangat mudah pada keyboard digital di komputer atau laptop yang memungkinkan koreksi instan tanpa meninggalkan jejak fisik.

Memang menarik melihat bagaimana benda-benda yang dulunya dianggap sangat biasa kini telah menjadi bagian dari sejarah teknologi di mata generasi yang lebih muda.

Perubahan cepat ini menunjukkan evolusi luar biasa dalam cara kita hidup dan berinteraksi dengan berbagai alat sehari-hari selama beberapa dekade terakhir.

EDITOR: Bayu Putra