← Beranda

7 Tanda Bahasa Tubuh yang Menandakan Seseorang Berbohong yang Jarang Diketahui Orang Banyak Menurut Psikologi

Irfan FerdiansyahSelasa, 11 Maret 2025 | 19.51 WIB
Ilustrasi seseorang yang terlihat berbohong dari bahasa tubuh

JawaPos.com - Ketika seseorang berbohong, sering kali kata-kata mereka tidak sesuai dengan bahasa tubuhnya.

Menurut psikologi, tubuh manusia bisa menunjukkan tanda-tanda ketidakjujuran yang sulit untuk disembunyikan.

Bahasa tubuh ini biasanya terjadi secara tidak sadar sebagai respons terhadap stres, rasa bersalah, atau upaya untuk mengontrol ekspresi diri.

Dilansir dari Geediting pada Selasa (11/3), jika Anda ingin mengetahui apakah seseorang sedang tidak jujur, perhatikan 7 tanda bahasa tubuh berikut ini:

1. Menyentuh Wajah atau Menutup Mulut

Orang yang berbohong sering kali tanpa sadar menyentuh wajahnya, terutama hidung atau mulutnya.

Ini adalah respons psikologis terhadap rasa tidak nyaman karena menyampaikan informasi yang tidak benar.

Menutup mulut juga bisa menjadi isyarat bawah sadar bahwa mereka sedang menahan sesuatu atau tidak ingin Anda mengetahui kebenaran.

2. Menghindari Kontak Mata atau Justru Terlalu Menatap

Salah satu tanda klasik dari kebohongan adalah menghindari kontak mata.

Orang yang berbohong mungkin merasa cemas atau takut terbongkar, sehingga mereka cenderung mengalihkan pandangan.

Namun, beberapa pembohong yang lebih berpengalaman justru berusaha keras untuk mempertahankan kontak mata secara berlebihan guna meyakinkan lawan bicaranya bahwa mereka jujur.

3. Gerakan Tubuh yang Gelisah dan Tidak Konsisten

Ketika seseorang berbohong, tubuhnya sering kali menunjukkan tanda-tanda kegelisahan.

Mereka mungkin menggoyangkan kaki, mengetukkan jari, atau menggerakkan tangan secara tidak wajar.

Ini adalah tanda bahwa otak mereka sedang bekerja keras untuk mempertahankan kebohongan, yang pada akhirnya menciptakan ketegangan fisik.

4. Perubahan Nada Suara dan Irama Bicara

Menurut studi psikologi, orang yang berbohong sering mengalami perubahan nada suara, seperti menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari biasanya.

Selain itu, mereka mungkin berbicara lebih lambat untuk menyusun kebohongan atau justru terlalu cepat karena ingin segera mengakhiri percakapan.

5. Postur Tubuh yang Defensif atau Menjauh

Seseorang yang tidak jujur cenderung mengadopsi postur defensif, seperti menyilangkan tangan atau menjauh dari lawan bicaranya.

Ini adalah mekanisme perlindungan alami untuk menciptakan jarak emosional dan fisik agar mereka merasa lebih aman dari kemungkinan ketahuan.

6. Terlalu Sering Mengulang atau Memperjelas Jawaban

Ketika seseorang berbohong, mereka mungkin merasa perlu untuk mengulang atau memperjelas jawaban mereka secara berlebihan.

Hal ini dilakukan untuk meyakinkan lawan bicara, tetapi justru bisa menjadi tanda bahwa mereka sedang mencoba menutupi sesuatu.

7. Mikroekspresi yang Tidak Sinkron dengan Kata-Kata

Mikroekspresi adalah ekspresi wajah yang berlangsung sangat singkat dan terjadi secara otomatis sebelum seseorang bisa mengontrolnya.

Seseorang yang berbohong mungkin tersenyum, tetapi ekspresi matanya tetap menunjukkan kecemasan.

Perbedaan kecil antara ekspresi wajah dan kata-kata ini bisa menjadi petunjuk bahwa mereka tidak mengatakan yang sebenarnya.

Kesimpulan

Mengenali tanda-tanda bahasa tubuh seseorang yang berbohong bisa membantu Anda memahami situasi dengan lebih baik.

Namun, penting untuk diingat bahwa satu tanda saja tidak selalu berarti seseorang sedang tidak jujur.

Perhatikan kombinasi dari beberapa tanda ini untuk membuat penilaian yang lebih akurat.

Jika Anda curiga seseorang sedang berbohong, cobalah untuk tetap tenang, ajukan pertanyaan lebih lanjut, dan perhatikan apakah bahasa tubuh mereka tetap konsisten atau semakin mencurigakan.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho