← Beranda

Psikologi Ungkap: 11 Hal yang Dilakukan Orang Beruntung, yang Tak Dilakukan oleh Kebanyakan Orang, Cek Apa Saja!

Ajilan Fauza FathayanieSenin, 10 Maret 2025 | 16.53 WIB
Ilustrasi orang beruntung./Freepik.

JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa ada orang yang hidupnya selalu dipenuhi keberuntungan, sementara yang lain justru sering mengalami kesialan?

Ternyata, menurut psikologi, keberuntungan bukan sekadar soal kebetulan, tetapi berkaitan erat dengan pola pikir dan kebiasaan seseorang.

Orang yang beruntung cenderung memiliki cara berpikir dan bertindak yang berbeda dari kebanyakan orang, sehingga peluang baik lebih sering datang dalam hidup mereka.

Mereka tidak hanya mengandalkan nasib, tetapi secara sadar membentuk pola kebiasaan yang membuka jalan menuju keberuntungan.

Dilansir dari laman Your Tango pada Senin (10/3), berikut merupakan 11 hal yang dilakukan orang beruntung, yang tak dilakukan oleh kebanyakan orang, menurut psikologi.

1. Mereka Suka Berbicara dengan Orang Asing

Orang yang beruntung cenderung lebih terbuka untuk berbicara dengan orang baru, baik dalam situasi formal maupun santai.

Mereka tidak takut untuk memulai percakapan dengan seseorang yang baru mereka temui, entah itu di acara sosial, tempat kerja, atau bahkan di tempat umum seperti kafe dan transportasi umum.

Sikap ini membuka banyak peluang yang tidak terduga, seperti bertemu orang yang bisa membantu karier mereka, mendapatkan inspirasi dari pengalaman orang lain, atau bahkan menemukan peluang bisnis yang menguntungkan.

Dengan membangun jaringan yang luas, mereka dapat memperbesar kemungkinan untuk menemukan keberuntungan dalam hidup.

2. Mereka Mengakui Kemungkinan Terburuk

Meskipun mereka optimis, orang yang beruntung juga realistis. Mereka tidak menutup mata terhadap kemungkinan terburuk yang bisa terjadi dalam suatu situasi.

Namun, bukannya merasa takut dan mundur, mereka justru menggunakannya sebagai peringatan agar lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan.

Dengan menyadari risiko sejak awal, mereka bisa merancang strategi yang lebih baik dan menghindari kesalahan besar.

Sikap ini membantu mereka tetap tenang dalam situasi sulit dan lebih mudah menemukan solusi yang membawa keberuntungan bagi mereka.

3. Mereka Rutin Menggunakan Afirmasi Positif

Orang yang beruntung sering kali memiliki kebiasaan berbicara baik kepada diri sendiri dengan menggunakan afirmasi positif. Mereka percaya bahwa kata-kata memiliki kekuatan untuk membentuk pola pikir dan memengaruhi tindakan.

Misalnya, mereka sering mengatakan hal-hal seperti “Saya selalu dikelilingi oleh kesempatan baik” atau “Saya memiliki keberuntungan yang besar dalam hidup.”

Afirmasi positif ini membantu mereka menjaga optimisme dan keyakinan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Dengan pikiran yang lebih positif, mereka lebih berani melangkah maju dan menangkap peluang yang ada, yang pada akhirnya dapat membuat hidup mereka lebih beruntung.

4. Mereka Mempercayai Intuisi Mereka

Orang yang beruntung tidak selalu mengandalkan logika semata dalam mengambil keputusan, tetapi mereka juga mempercayai intuisi mereka.

Intuisi adalah perasaan atau firasat yang muncul berdasarkan pengalaman dan pemahaman bawah sadar yang telah dikumpulkan selama bertahun-tahun.

Mereka memahami bahwa terkadang jawaban terbaik tidak selalu bisa dijelaskan secara rasional, tetapi bisa dirasakan dengan kuat di dalam diri.

Dengan mempercayai intuisi mereka, mereka sering kali mampu menghindari situasi yang berisiko dan memilih jalan yang membawa mereka menuju kesuksesan.

5. Mereka Tidak Terlalu Terpaku pada Label Diri

Banyak orang terjebak dalam label yang mereka buat sendiri, seperti “Saya pemalu,” “Saya tidak pandai dalam hal ini,” atau “Saya bukan orang yang beruntung.”

Orang yang beruntung justru tidak membatasi diri dengan label-label tersebut. Mereka percaya bahwa sifat dan kemampuan seseorang bisa berkembang dengan usaha dan pengalaman.

Mereka lebih memilih untuk beradaptasi dan mencoba berbagai hal baru daripada membiarkan label tertentu membatasi potensi mereka.

Dengan cara ini, mereka lebih fleksibel dan terbuka terhadap peluang yang datang dalam hidup mereka.

6. Mereka Tidak Mengabaikan Perasaan Cemas dan Takut

Orang yang beruntung tidak menyangkal perasaan cemas atau takut, tetapi mereka juga tidak membiarkan emosi negatif itu menghalangi langkah mereka.

Mereka mengakui bahwa perasaan takut adalah hal yang wajar dan merupakan bagian dari perjalanan hidup.

Namun, alih-alih membiarkan ketakutan menghambat mereka, mereka mencoba memahami penyebabnya dan mencari cara untuk mengatasinya.

Dengan menghadapi rasa takut secara langsung, mereka bisa melangkah lebih percaya diri dan tidak mudah terjebak dalam ketidakpastian yang menghambat peluang keberuntungan mereka.

7. Mereka Menerima Kekurangan Diri Sendiri

Orang yang beruntung menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Mereka tidak membuang-buang waktu untuk merasa buruk atau menyalahkan diri sendiri atas kekurangan mereka.

Sebaliknya, mereka menerimanya sebagai bagian dari diri mereka dan berusaha memperbaiki diri dari waktu ke waktu.

Mereka memahami bahwa kesalahan adalah bagian dari proses pembelajaran dan tidak membiarkan kegagalan kecil menghentikan langkah mereka.

Dengan menerima diri sendiri apa adanya, mereka bisa lebih fokus pada hal-hal yang bisa mereka tingkatkan dan lebih mudah meraih keberuntungan dalam hidup.

8. Mereka Mau Menerima Perubahan

Perubahan adalah bagian dari kehidupan, dan orang yang beruntung dalam hidup cenderung memahami hal ini dengan baik. Mereka tidak menolak atau takut dengan perubahan, tetapi justru menyambutnya dengan pikiran terbuka.

Mereka percaya bahwa setiap perubahan, baik yang terasa sulit maupun menyenangkan, selalu membawa pelajaran berharga.

Alih-alih mengeluh atau menghindari perubahan, mereka mencari cara untuk beradaptasi dan memanfaatkannya sebagai kesempatan untuk berkembang.

Sikap ini membantu mereka untuk menghadapi masa-masa sulit dengan lebih mudah dan menemukan keberuntungan dalam situasi yang tampaknya tidak menguntungkan.

9. Mereka Sangat Optimis

Optimisme adalah salah satu ciri utama orang yang beruntung. Mereka tidak membiarkan ketakutan atau pikiran negatif menguasai mereka.

Saat menghadapi tantangan atau kegagalan, mereka tidak langsung menyerah atau merasa bahwa dunia sedang melawan mereka.

Sebaliknya, mereka melihat setiap kesulitan sebagai peluang untuk belajar dan menjadi lebih baik. Dengan sikap optimis, mereka lebih berani mengambil langkah besar dalam hidup, seperti mencoba peluang bisnis baru atau mengambil risiko dalam karier.

Optimisme ini membuat mereka lebih tahan banting dan lebih sering menemukan keberuntungan di berbagai aspek kehidupan.

10. Mereka Berbicara dengan Jelas tentang Tujuan Mereka

Orang yang beruntung tidak hanya menyimpan impian mereka sendiri, tetapi mereka juga berbicara dengan jelas tentang tujuan mereka kepada orang lain.

Dengan mengungkapkan keinginan dan rencana mereka, mereka lebih mungkin mendapatkan dukungan, saran, atau bantuan dari orang-orang di sekitar mereka.

Kadang-kadang, seseorang bisa memberikan informasi atau koneksi yang sangat berharga hanya karena mengetahui tujuan yang sedang dikejar.

Namun, mereka juga tetap berhati-hati dalam berbicara, dan memastikan bahwa mereka tidak membagikan rencana mereka kepada orang yang bisa merusaknya sebelum semuanya benar-benar matang.

11. Mereka Bertindak Berdasarkan Rasa Ingin Tahu

Orang yang beruntung selalu memiliki rasa ingin tahu yang besar. Mereka tidak hanya puas dengan apa yang mereka ketahui, tetapi selalu ingin belajar lebih banyak tentang dunia di sekitar mereka.

Mereka senang mencoba hal baru, menggali informasi, dan mengeksplorasi kemungkinan yang berbeda. Sikap ini sering kali membawa mereka ke jalur yang tidak terduga, yang pada akhirnya bisa membuka pintu keberuntungan.

Dengan terus belajar dan berkembang, mereka sebenarnya sedang memperbesar peluang mereka untuk sukses dan mendapatkan kesempatan yang lebih baik dalam hidup.

EDITOR: Hanny Suwindari