
Frasa khas orang yang malas menurut psikologi./Magnific/ stockking
JawaPos.com – Psikologi menjelaskan bahwa orang malas sering menggunakan frasa serupa dalam percakapan sehari-hari.
Ungkapan tersebut terdengar biasa, tetapi mencerminkan cara mereka menghadapi tanggung jawab.
Kebiasaan ini muncul berulang kali dalam kehidupannya tanpa disadari oleh orang yang mengucapkannya.
Dilansir dari laman YourTango pada Selasa (4/8), berikut sepuluh frasa khas orang malas dalam percakapan sehari-hari.
1. “Nanti saja aku kerjakan”
Orang malas sering benar-benar berniat menyelesaikan tugas nanti, meski akhirnya terlupakan begitu saja. Niat itu biasanya hilang begitu ada hal lain yang terasa lebih menarik perhatian mereka.
Penelitian di bidang psikologi menunjukkan penundaan berkaitan dengan tingkat stres dan kecemasan yang lebih tinggi.
Menyelesaikan tugas lebih awal jauh lebih baik dibanding menunda dan menyesal di kemudian hari.
2. “Aku memang tidak mood melakukannya”
Tidak semua orang merasa termotivasi untuk langsung mengerjakan sesuatu tanpa dorongan tertentu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
