Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Mei 2026 | 20.00 WIB

Jika Anda Lelah Mengejar Tujuan Tanpa Rasa Gembira, Mulailah 8 Perubahan Gaya Hidup Ini Menurut Psikologi

seseorang yang lelah mengejar tujuan / foto: Magnific/DC Studio - Image

seseorang yang lelah mengejar tujuan / foto: Magnific/DC Studio

JawaPos.com - Banyak orang tumbuh dengan keyakinan bahwa hidup adalah perlombaan tanpa garis akhir. Setelah satu target tercapai, target berikutnya langsung menunggu. Naik jabatan, menambah penghasilan, membeli rumah, membangun relasi, meningkatkan produktivitas—semuanya terasa penting. Namun di tengah semua itu, ada satu pertanyaan yang sering terlupakan: apakah kita benar-benar menikmati perjalanan hidup ini?

Tidak sedikit orang yang terlihat sukses dari luar, tetapi diam-diam merasa kosong. Mereka disiplin, ambisius, dan terus bergerak maju, tetapi kehilangan rasa puas, tenang, dan gembira. Psikologi modern menjelaskan bahwa kondisi ini sering muncul ketika seseorang terlalu fokus pada pencapaian eksternal, sambil mengabaikan kebutuhan emosional dan psikologisnya.

Jika Anda mulai merasa lelah mengejar tujuan tanpa rasa bahagia, mungkin yang perlu diubah bukan tujuan Anda, melainkan cara Anda menjalani hidup.

Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (916/5), terdapat delapan perubahan gaya hidup yang direkomendasikan psikologi untuk membantu Anda menemukan kembali keseimbangan antara ambisi dan kebahagiaan.

1. Berhenti Menjadikan Produktivitas Sebagai Identitas Diri

Di era modern, banyak orang mengukur nilai dirinya berdasarkan seberapa sibuk mereka. Kalender penuh dianggap simbol keberhasilan. Istirahat sering kali terasa seperti kemunduran.

Padahal menurut psikologi, identitas yang terlalu melekat pada produktivitas dapat memicu burnout dan kecemasan kronis. Ketika seseorang percaya bahwa dirinya hanya berharga saat menghasilkan sesuatu, ia akan sulit merasa cukup.

Mulailah memisahkan antara apa yang Anda lakukan dan siapa diri Anda. Anda tetap bernilai meski sedang beristirahat, gagal, atau tidak mencapai target tertentu.

Cobalah bertanya pada diri sendiri: Jika semua pencapaian saya hilang hari ini, apa yang masih membuat saya berharga?

Pertanyaan sederhana ini membantu membangun identitas yang lebih sehat dan stabil.

2. Jadwalkan Kesenangan, Bukan Hanya Tanggung Jawab

Banyak orang menunggu waktu luang untuk menikmati hidup. Masalahnya, waktu luang sering tidak pernah benar-benar datang.

Psikologi perilaku menunjukkan bahwa aktivitas menyenangkan yang direncanakan secara sadar dapat meningkatkan kesejahteraan mental. Ini disebut behavioral activation, yaitu strategi meningkatkan mood dengan melibatkan diri dalam aktivitas yang memberi energi positif.

Mulailah menjadwalkan hal-hal kecil yang Anda nikmati:

membaca buku favorit,
berjalan sore,
menonton film,
mencoba resep baru,
bertemu teman.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore