Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Oktober 2025 | 17.37 WIB

Ini Tanda Kamu Terlalu Mandiri Akibat Trauma Masa Lalu, Hati-Hati! Bisa Berdampak Pada Kesehatan Mentalmu di Masa Depan

Ini Tanda Kamu Terlalu Mandiri Akibat Trauma Masa Lalu, Hati-Hati! Bisa Berdampak Pada Kesehatan Mentalmu di Masa Depan (Freepik) - Image

Ini Tanda Kamu Terlalu Mandiri Akibat Trauma Masa Lalu, Hati-Hati! Bisa Berdampak Pada Kesehatan Mentalmu di Masa Depan (Freepik)

JawaPos.com - Pernahkah kamu merasa harus selalu kuat dan tidak boleh bergantung pada siapa pun? Atau merasa tidak nyaman saat orang lain menawarkan bantuan, karena kamu yakin bisa mengatasinya sendiri? 

Jika iya, bisa jadi kamu sedang mengalami hyper independence, yaitu kemandirian yang berlebihan yang ternyata bisa menjadi respons terhadap trauma masa lalu. 

Pada salah satu video di kanal Youtube psikologi populer yakni Psych2go dijelaskan bahwa, menurut psikolog Dr. Amy Marshall, hyper independence muncul sebagai mekanisme pertahanan diri untuk melindungi diri dari rasa sakit dan kekecewaan yang pernah dialami.

Sekilas, sifat mandiri memang terlihat positif. Namun, ketika seseorang terlalu menolak bantuan atau menutup diri dari hubungan emosional, hal ini justru bisa menyebabkan keterasingan dan kelelahan mental. 

Lalu apa saja tanda-tandanya, berikut penjelasannya. Yuk baca hingga akhir!

Ciri-Ciri atau Tanda Seseorang Mengalami Hyper Independence

1. Enggan minta tolong 

Mereka yang mengalami hyper independence biasanya enggan meminta pertolongan karena percaya bahwa mengandalkan orang lain berarti membuka peluang untuk disakiti kembali. Akibatnya, mereka terbiasa menanggung segalanya sendiri hingga merasa terisolasi secara emosional.

2. Sering menolak bantuan 

Ciri lainnya, penderita hyperindependence sering menolak bantuan meski sedang kesulitan. Mereka merasa tidak pantas menerimanya atau takut dianggap lemah. Padahal, memaksakan diri untuk selalu kuat justru bisa berujung pada burnout dan kehilangan koneksi emosional dengan diri sendiri. 

3. Tidak mau memperlihatkan sisi lemah

Selain itu, mereka juga sulit menunjukkan sisi lemah merek, karena pengalaman masa lalu, seperti pengkhianatan atau penolakan, membuat mereka takut terbuka. Akibatnya, emosi cenderung ditekan dan kebutuhan batin diabaikan, yang lama-kelamaan menimbulkan rasa hampa dan mati rasa secara emosional.

4. Takut menjalin kedekatan emosional

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore