Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 September 2025 | 16.13 WIB

7 Kebiasaan Malam Hari yang Menjaga Pikiran Tetap Tajam Setelah Pensiun

Ilustrasi seorang kakek yang tersenyum tenang sambil membaca buku di sofa pada malam hari, dengan lampu baca yang menyala./Freepik - Image

Ilustrasi seorang kakek yang tersenyum tenang sambil membaca buku di sofa pada malam hari, dengan lampu baca yang menyala./Freepik

JawaPos.com - Mempertahankan ketajaman kognitif setelah memasuki masa pensiun adalah tujuan banyak orang dewasa. Sama seperti otot, otak kita juga membutuhkan latihan dan perawatan yang tepat agar tetap berfungsi optimal. Kebiasaan malam hari berperan penting dalam proses ini.

Melansir dari Geediting.com Sabtu (27/9), psikologi menunjukkan adanya rutinitas spesifik yang diterapkan individu bermental tajam.

Mereka secara sadar mempraktikkan kebiasaan ini untuk mendukung kesehatan kognitif jangka panjang. Mari kita simak ketujuh kebiasaan yang dapat Anda terapkan segera.

1. Melepaskan Diri dari Teknologi

Orang yang pikirannya tetap tajam tahu pentingnya "memutus kabel" dari gawai di malam hari. Cahaya biru dari layar dapat mengganggu pola tidur dan kesehatan kognitif secara keseluruhan. Mereka memilih kegiatan santai seperti membaca buku atau mendengarkan musik tenang sebagai pengganti.

2. Meditasi Penuh Perhatian (Mindful)

Meditasi dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kemampuan fokus serta konsentrasi. Individu yang bermental tajam menyisihkan waktu beberapa menit untuk menenangkan pikiran mereka. Ini adalah latihan penting untuk membuat otak tetap waspada.

3. Menerapkan Kesadaran dalam Kegiatan Rutin

Mereka menjadikan setiap aktivitas malam hari sebagai praktik penuh perhatian. Misalnya, mereka mencuci piring atau menyeruput teh dengan kesadaran penuh terhadap momen tersebut. Kebiasaan sederhana ini membantu mereka tetap hadir dan meningkatkan kejernihan mental.

4. Memprioritaskan Kualitas Tidur

Tidur yang berkualitas adalah investasi berharga untuk pikiran yang tajam. Saat tidur, otak memproses informasi dan membentuk memori dari hari yang telah berlalu. Mereka memastikan memiliki jadwal tidur yang teratur demi fungsi kognitif yang optimal.

5. Merangkul Kesendirian (Solitude)

Berbeda dengan isolasi sosial, kesendirian yang disengaja adalah waktu untuk refleksi diri tanpa gangguan. Mereka merasa nyaman dengan diri sendiri, sehingga meningkatkan kesadaran diri dan kreativitas. Kebiasaan ini memberi waktu otak untuk mengisi ulang energinya.

6. Kebiasaan Makan Malam yang Sehat

Makanan yang dikonsumsi memengaruhi fungsi otak, sehingga mereka berhati-hati dengan makanan malam hari. Mereka memilih makanan kaya omega-3, antioksidan, dan nutrisi penting untuk mendukung kesehatan otak. Mereka juga cenderung makan malam lebih awal dan menghindari makanan berat.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore