
Ilustrasi seorang anak yang tampak enggan atau menolak ketika orang dewasa sedang memberinya instruksi. (Freepik)
JawaPos.com - Pernahkah Anda bertemu seseorang yang menunjukkan penolakan kuat saat diminta melakukan sesuatu atau diberi arahan spesifik?
Reaksi mereka terhadap instruksi seringkali terlihat sangat intens, bahkan terhadap hal-hal kecil atau sederhana sekalipun.
Dalam ranah psikologi, kecenderungan untuk membenci perintah seperti itu seringkali memiliki akar yang dalam dari pengalaman masa kecil.
Kebiasaan ini bukan sekadar karakter bawaan, melainkan terbentuk dari interaksi dan lingkungan di masa lalu.
Melansir dari Geediting.com Rabu (25/6), ada beberapa pengalaman tumbuh kembang yang menurut psikologi seringkali membentuk sifat tersebut.
1. Orang Tua Terlalu Mengontrol atau Mendominasi
Satu di antara pengalaman umum adalah tumbuh dengan orang tua yang sangat ketat dan mengontrol setiap aspek kehidupan anak. Anak-anak tersebut mungkin merasa tidak punya ruang sedikitpun untuk membuat keputusan atau mengembangkan inisiatif pribadi mereka.
2. Kurangnya Otonomi dan Kebebasan Memilih
Anak-anak yang dibesarkan tanpa diberikan kesempatan untuk membuat pilihan kecil sekalipun seringkali merasakan dampak ini. Mereka mungkin jarang diberi kepercayaan untuk mengatur waktu belajar atau memilih kegiatan sesuai keinginan mereka.
3. Kritik Berlebihan Tanpa Dukungan Cukup
Beberapa orang mengalami masa kecil penuh kritik tajam tanpa diimbangi dengan apresiasi atau dukungan yang memadai dari orang dewasa. Mereka mungkin merasa bahwa apapun yang dilakukan akan selalu dianggap salah dan tidak pernah cukup baik.
4. Selalu Diberi Perintah Tanpa Penjelasan Memadai
Tumbuh dalam lingkungan di mana perintah selalu datang tanpa disertai alasan atau konteks yang jelas dapat memicu rasa frustrasi. Mereka hanya menerima instruksi tanpa pernah memahami tujuan atau manfaat di baliknya.
5. Merasa Tidak Didengar atau Dihargai Pendapatnya
Ketika pandangan atau perasaan seorang anak sering diabaikan atau diremehkan oleh orang dewasa, mereka cenderung mengembangkan penolakan. Rasa tidak berdaya dan tidak dihargai dalam berekspresi bisa menjadi pemicu utama sifat ini saat dewasa.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
