
8 Sinyal Tubuh Wanita yang Menunjukkan Bahwa Dia Bersama Pria yang Salah, Menurut Seorang Ahli
JawaPos.com - Kadang, tubuh bisa lebih jujur daripada mulut. Menurut Sasha Blossom, seorang ahli holistik dan konseling, tubuh perempuan sering kali memberikan sinyal bahwa ia sedang berada dalam hubungan yang tidak sehat.
Dan sayangnya, sinyal ini tidak selalu kentara. Perubahan fisik dan mental yang terjadi bisa jadi merupakan bentuk komunikasi tubuh yang menunjukkan bahwa hubungan yang dijalani tidak membawa ketenangan, justru menguras energi dan membuat stres.
Berikut delapan tanda tubuh yang bisa menandakan bahwa kamu mungkin bersama pria yang salah, seperti dilansir dari Your Tango.
1. Merasa terkuras dan lelah setelah bersama mereka
Jika setiap kali kamu menghabiskan waktu bersama pasangan lalu merasa benar-benar kelelahan, itu bukan sekadar capek biasa. Ini bisa jadi pertanda kamu sedang berhadapan dengan sosok “vampir energi”.
Menurut pelatih hubungan Larry Michel, vampir energi bisa jadi siapa saja, bahkan orang yang kamu cintai. Hubungan yang sehat seharusnya memberi energi, bukan menyedotnya sampai kamu merasa hampa secara emosional.
2. Luka dan memar lama sembuhnya
Tubuh punya cara sendiri dalam menyembuhkan luka, tapi jika kamu mulai menyadari bahwa luka atau memar membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pulih, bisa jadi itu bukan masalah fisik semata.
Luka semacam ini bisa mencerminkan luka spiritual yang mendalam. Ketika kamu berada dalam hubungan yang menyakitkan, tubuh pun ikut kesulitan menyembuhkan dirinya sendiri.
3. Kembung dan peradangan yang sering terjadi
Kembung atau peradangan yang terjadi terus-menerus bukan hanya soal makanan. Menurut Blossom, ini bisa menjadi tanda tubuh sedang bereaksi terhadap stres emosional yang kamu alami.
Studi dari Frontiers in Neuroscience pun menyebut bahwa stres kronis bisa memicu gangguan pencernaan. Artinya, usus kamu mungkin sedang mencoba memberitahu sesuatu yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
4. Jerawat yang muncul tiba-tiba
Jerawat sering diasosiasikan dengan hormon atau kebersihan kulit, tapi menurut terapis Julie Peters, jerawat juga bisa menjadi ekspresi dari emosi yang dipendam.
Kulit adalah batas antara diri kita dan dunia luar, dan saat ada konflik batin yang tidak terungkap. Seperti kemarahan atau kesedihan, jerawat bisa jadi bentuk perlawanan diam-diam tubuh terhadap tekanan tersebut.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
