Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Mei 2025 | 05.33 WIB

7 Alasan Mengapa Keuangan dan Kekuasaan Memengaruhi Tingkat Kepercayaan Diri pada Pria, Adakah Kaitannya dengan Budaya Patriarki?

Ilustrasi pria sukses (Dok. Unsplash) - Image

Ilustrasi pria sukses (Dok. Unsplash)

JawaPos.com - Pria adalah sosok yang dikenal untuk "harus" selalu kuat, tidak layak menunjukkan kelemahan, atau bahkan harus unggul dalam materi.

Tentunya ini menjadi polemik dikalangan pria, khususnya jika mereka belum mencapai kesuksesan atau memang memiliki nasib yang tidak sesuai ekspektasi masyarakat. 

Hal ini bisa berkaitan dengan budaya patriarki, dikutip dari laman Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara pada Jumat (23/05) dalam perspektif ini, pria lebih punya kesempatan dan otoritas yang lebih besar untuk melakukan sesuatu seperti menjadi pemimpin.

Maka dari itu, secara tidak langsung bahwa pria yang punya kedudukan tinggi dan keuangan yang stabil cenderung lebih percaya diri.

Dilansir dari laman Ge Editing pada Jumat (23/05), inilah 7 alasan secara spesifiknya sehingga pria merasa demikian:

1. Ekspektasi Sosial

Bukan rahasia lagi bahwa masyarakat menaruh harapan tertentu pada pria. Kita hidup di dunia di mana kesuksesan sering disamakan dengan kekayaan finansial dan kekuasaan.

Norma sosial ini telah tertanam dalam diri sejak usia muda. Itu digambarkan dalam film, serial, majalah, dan bahkan dalam percakapan kita sehari-hari. 

Pria sukses sering kali adalah orang dengan rumah besar, mobil mewah, dan pekerjaan bergaji tinggi. Sehingga tekanan sosial ini dapat membuat pria merasa seolah-olah harga dirinya terkait dengan status keuangan dan kekuasaan.

2. Hubungan Psikologis

Ada hubungan menarik antara uang, kekuasaan, dan harga diri yang lebih dalam dari norma sosial. Faktanya, itu berakar pada psikologi kita.

Sebuah studi yang diterbitkan oleh Universitas Princeton menemukan bahwa harga diri dan kesuksesan finansial akan saling terhubung. 

Menurut penelitian, orang-orang yang percaya bahwa mereka memiliki kendali atas hidup dan masa depan, cenderung memiliki harga diri yang lebih tinggi.

3. Validasi Diri

Bagi banyak pria, akumulasi kekayaan dan kekuasaan berfungsi sebagai bentuk validasi diri. Ini adalah ukuran konkret dan nyata dari pencapaian dan kemampuan mereka.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore