Ilustrasi seseorang yang menggambarkan kesulitan dalam menghadapi (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Memahami kekuatan emosional seseorang seringkali bukan hal yang mudah karena tidak selalu terlihat dari luar secara langsung. Banyak orang mungkin tampak tangguh, namun sesungguhnya mereka sedang bergulat dengan kerapuhan batin yang tidak disadari.
Dalam dunia psikologi, ada beberapa perilaku halus yang bisa menjadi indikasi seseorang mungkin kurang matang secara emosional tanpa mereka sendiri mengetahuinya. Melansir dari Geediting.com, Rabu (21/05), tanda-tanda ini penting untuk dikenali dalam interaksi sehari-hari.
1. Menghindari Kedekatan Emosional
Satu di antara perilaku yang terlihat adalah kecenderungan untuk menghindar dari kedekatan emosional mendalam dengan orang lain. Ini terjadi karena keintiman membutuhkan kerentanan, kepercayaan, serta kemampuan untuk terhubung pada level yang sangat personal.
2. Kesulitan Mengekspresikan Emosi
Individu ini juga seringkali berjuang keras dalam menunjukkan perasaan atau emosi mereka secara terbuka. Padahal, kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara sehat adalah elemen krusial bagi kesehatan mental dan kesejahteraan diri secara keseluruhan.
3. Selalu Butuh Pengakuan Orang Lain
Mereka cenderung menunjukkan kebutuhan yang konstan dan tidak ada habisnya untuk mendapatkan validasi atau persetujuan dari orang di sekitarnya. Hal ini biasanya berakar kuat dari rasa tidak aman yang mendalam dan keraguan pada kemampuan diri sendiri.
4. Merasa Takut Akan Konfrontasi
Perilaku lain yang menonjol adalah ketakutan yang kuat saat harus menghadapi situasi konflik atau konfrontasi secara langsung. Padahal, menghadapi konfrontasi diperlukan untuk menyelesaikan berbagai konflik dan menjaga hubungan yang sehat tetap berjalan baik.
5. Sulit Menerima Kritik
Orang yang kurang kuat secara emosional seringkali kesulitan menerima masukan atau kritik, baik yang bersifat membangun maupun yang lainnya. Setiap komentar yang disampaikan terasa seperti serangan pribadi daripada sebuah kesempatan untuk tumbuh dan berkembang lebih baik.
6. Sangat Cepat Bersikap Defensif
Mereka cenderung menunjukkan perilaku defensif yang berlebihan, bahkan ketika tidak ada ancaman nyata. Reaksi ini seringkali timbul dari rasa tidak aman yang tersembunyi atau ketakutan akan penilaian negatif dari orang lain di sekitarnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
