Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 Maret 2025 | 00.01 WIB

Inilah 7 Sikap Seseorang yang Sedang Dilanda Kesedihan Namun Berusaha Tetap Terlihat Baik

Seorang perempuan dewasa tersenyum dengan aura positif dan percaya diri. (Freepik) - Image

Seorang perempuan dewasa tersenyum dengan aura positif dan percaya diri. (Freepik)

JawaPos.com – Sering kali kita melihat seseorang yang sangat mudah tertawa, terkadang orang tersebut juga terlihat sangat bahagia. Namun, adakalanya itu hanya sekedar kedok atau tingkah laku yang diperlihatkan kepada orang disekelilingnya.

Di balik kedok tersebut seringkali ada hal-hal yang tersembunyi. Orang tersebut sering kali menyembunyikan rasa sakit yang sedang dirasakan, sehingga kita sulit memahami perasaan mereka yang sebenarnya. Namun, beberapa perilaku dapat berfungsi sebagai sinyal rahasia dari gejolak batin tersebut.

Dilansir dari laman Hack Spirit, berikut 7 perilaku seseorang yang dilanda kesedihan namun terlihat baik-baik saja.

  1. Memperlihatkan ketangguhan dan keberanian

Ini adalah sifat manusia yang universal, Kita tidak ingin membebani orang lain dengan masalah kita, atau takut dianggap lemah. Namun jika Anda perhatikan dengan seksama, Anda dapat melihat keretakan pada parasnya.

Seringai tipis sebelum senyum, kilatan rasa sakit di mata mereka.Ini adalah tanda-tanda halus bahwa seseorang diam-diam terluka di dalam. Tidak mudah untuk mengenalinya , dan lebih sulit lagi untuk menghadapinya.

Namun, jika Anda menyadarinya, hadirlah untuk mereka. Terkadang, sekadar mengetahui bahwa seseorang peduli dapat membuat perbedaan besar. Ini bukan tentang mengorek atau memaksa mereka untuk terbuka.

Ini tentang memberi tahu mereka bahwa mereka tidak sendirian dalam perjuangan mereka. Ini tentang empati dan pengertian.

  1. Pola tidur berubah secara drastis

Tidur lebih dari sekadar waktu bagi tubuh kita untuk beristirahat, tetapi juga merupakan cerminan kondisi mental kita. Saat seseorang terluka batinnya, jadwal tidurnya sering kali terganggu.

Mereka mungkin begadang hingga larut malam, tidak mampu menghentikan pikirannya yang terus berpacu. Atau mereka mungkin tidur berlebihan, menggunakannya sebagai pelarian dari rasa sakit emosionalnya.

Faktanya, hubungan antara tidur dan kesehatan mental sangat erat kaitannya sehingga gangguan tidur sering kali menjadi salah satu tanda pertama gangguan mental, termasuk depresi dan kecemasan.

Jika Anda menyadari pola tidur orang yang Anda sayangi berubah secara signifikan, jangan anggap remeh hal itu sebagai perubahan gaya hidup belaka. Itu bisa jadi pertanda mereka diam-diam terluka di dalam.

Dan terkadang, sekadar mengakui perjuangan mereka dan menawarkan dukungan Anda dapat menjadi langkah pertama dalam membantu mereka pulih.

  1. Kehilangan minat dengan hal yang disuka

Kita semua punya gairah untuk hobi, aktivitas, atau minat yang memicu kegembiraan dalam diri kita. Tetapi ketika seseorang terluka di dalam, gairah ini sering kali kehilangan daya tariknya.

Hal tersebut mungkin seperti olahraga favorit, hobi yang digemari, atau bahkan suatu aktivitas yang pernah mereka nikmati bersama teman-teman mereka.

Mereka mungkin mulai mengabaikannya, atau lebih buruk lagi, hingga meninggalkannya sepenuhnya.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore