Perbedaan Orang Kaya vs Orang Miskin Berdasarkan 8 Perilaku Mereka./Pexels.
JawaPos.com - Mengapa sebagian orang terus menumpuk kekayaan, sementara yang lain selalu merasa kekurangan? Jawabannya ada pada perbedaan mereka dalam mengelola keuangan.
Bukan sekadar soal seberapa besar penghasilan mereka, tetapi lebih kepada bagaimana mereka memperlakukan uang. Ada perilaku yang berbeda dalam manajemen finansial yang ditunjukkan orang kaya dan orang miskin.
Dilansir dari Blog Herald pada Sabtu (15/3) berikut ini delapan perilaku finansial yang membedakan keduanya.
1. Penganggaran Bukanlah Hal yang Bisa Ditawar
Bagi orang kaya, membuat anggaran bukan sekadar formalitas, tetapi komitmen yang tidak bisa ditawar. Mereka tahu persis ke mana uang mereka pergi, merencanakan pengeluaran, dan menyesuaikan bila perlu.
Penganggaran bukan tentang mengekang diri, melainkan memastikan uang bekerja untuk mereka, bukan sebaliknya.
Sebaliknya, orang miskin sering melihat anggaran sebagai sesuatu yang membatasi kebebasan mereka, sehingga akhirnya uang mengendalikan mereka, bukan mereka yang mengendalikan uang.
2. Menabung Sebelum Belanja
Orang yang sukses secara finansial punya kebiasaan sederhana: mereka menabung dulu, baru belanja. Uang yang masuk langsung disisihkan untuk tabungan atau investasi sebelum dialokasikan ke pengeluaran lainnya.
Sementara itu, orang miskin sering kali melakukan sebaliknya—menghabiskan dulu dan menabung kalau ada sisa. Masalahnya, sering kali tidak ada sisa. Inilah perilaku finansial yang membuat perbedaan signifikan antara mereka yang terus membangun kekayaan dan mereka yang selalu kekurangan.
3. Menghindari Hutang Seperti Menghindari Wabah

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
