Beberapa orang memang benar-benar sakit, tapi ada juga yang cenderung membesar-besarkan penyakitnya. Berikut alasan mereka./Pexels.
JawaPos.com - Beberapa orang memang benar-benar sakit, tapi ada juga yang cenderung membesar-besarkan penyakitnya.
Bukan untuk menipu, tapi lebih karena dorongan emosional yang mereka sendiri mungkin tidak sadari.
Mereka mencari perhatian, kepedulian, atau pengakuan dari orang lain sebagai cara untuk merasa dihargai dan diperhatikan.
Banyak faktor psikologis yang bisa menjadi alasan di balik perilaku ini. Dilansir dari Hack Spirit pada Senin (10/3) berikut beberapa di antaranya.
1. Mengharap Kebutuhan Validasi
Semua orang ingin merasa didengar dan dihargai. Namun, bagi sebagian orang, kebutuhan validasi ini lebih kuat daripada yang lain. Mereka ingin diyakinkan bahwa mereka penting, diperhatikan, dan dicintai.
Melebih-lebihkan rasa sakit atau penyakit bisa menjadi cara bawah sadar untuk mendapatkan kepastian itu. Saat mereka menerima simpati dan perhatian, mereka merasa lebih berharga.
Ini bukan berarti mereka sengaja memanipulasi orang lain. Dalam banyak kasus, mereka bahkan tidak menyadari bahwa mereka melakukannya. Ini hanyalah cara alami mereka untuk terhubung dengan orang lain dan merasa diakui.
2. Menyamakan Perhatian dengan Penderitaan
Beberapa orang tumbuh dalam lingkungan di mana cinta dan perhatian hanya diberikan saat mereka sakit atau dalam kesulitan. Jika sejak kecil mereka hanya diperhatikan saat menderita, pola ini bisa terbawa hingga dewasa.
Baca Juga: Orang yang Butuh Waktu Lama untuk Tertidur di Malam Hari Sering Kali Melakukan 7 Kebiasaan Malam Ini
Orang-orang seperti ini mungkin tidak menyadari bahwa mereka telah menghubungkan perhatian dengan rasa sakit. Akibatnya, mereka lebih cenderung membesar-besarkan gejala penyakitnya setiap kali merasa diabaikan atau kurang mendapat perhatian.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
