
Ilustrasi perempuan yang kembali berkarier setelah punya anak./Pexels.
JawaPos.com - Kehidupan seorang perempuan banyak dipertaruhkan ketika mereka menikah lalu punya anak, mimpi yang tadinya ingin berkarier di luar terkadang harus dikorbankan.
Perempuan akan dilanda kebingungan ketika ia harus memilih kariernya atau anak, karena bagaimana pun juga seorang ibu ingin selalu dekat dan melihat tumbuh kembang buah hatinya.
Namun kebingungan itu terkadang membuat perempuan perlu berjuang untuk menyeimbangkan hidup antara karier dan keluarga, mereka juga sering kali berjuang dengan masalah yang berbeda.
Dilansir dari laman Small Biz Technology pada Sabtu (08/03) perempuan yang menunda kariernya demi menjaga anak, sering kali berjuang dengan 7 masalah ini menurut psikologi :
1. Keyakinan tidak kembali dalam semalam
Mengambil cuti dari pekerjaan untuk membesarkan anak-anak bisa sangat memuaskan, tetapi kembali ke pengaturan profesional setelah istirahat panjang dapat mengguncang kepercayaan diri dengan cara yang tidak terduga.
Bahkan jika kamu pernah sangat terampil di bidang itu, mudah untuk mulai meragukan diri sendiri. Itulah alasan kenapa membangun kembali kepercayaan diri membutuhkan waktu.
Kuncinya adalah untuk kembali mengingatkan diri sendiri tentang kekuatan atau mengingat kemenangan kecil . Keyakinan bukanlah sesuatu yang kamu miliki, tapi perlu dibangun waktu demi waktu.
2. Kembali bekerja terasa seperti memulai dari awal
Tidak ada yang benar-benar mempersiapkanmu untuk betapa rendah hatinya melangkah kembali ke dunia kerja setelah cuti.
Daftar pencapaian yang dulunya mengesankan tiba-tiba terasa ketinggalan zamanm serta deskripsi pekerjaan dipenuhi dengan kata kunci baru yang tidak dikenali.
Membangun kembali karier setelah cuti panjang bukan hanya tentang memperbarui keterampilan, tapi tentang mengingatkan diri sendiri dan terkadang orang lain bahwa kamu masih membawa nilai.
3. Rasa bersalah muncul dengan cara yang tidak terduga
Tiba-tiba, pertanyaan yang tak pernah diduga selalu muncul. Seperti “Apakah anak-anak saya akan merasa ditinggalkan?” atau “Apakah saya egois karena menginginkan karier lagi?”
Rasa bersalah semacam ini bukan hanya secara pribadi tapi seluruh perempuan merasakannya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
