Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Oktober 2025 | 05.44 WIB

9 Kebiasaan Harian Rahasia Orang yang Tangguh: Mampu Meliuk Tetapi Tidak Patah

Ilustrasi seseorang yang minum kopi pada pagi hari di rumah./Freepik - Image

Ilustrasi seseorang yang minum kopi pada pagi hari di rumah./Freepik

JawaPos.com - Setiap orang pasti akan menghadapi tekanan hidup yang berat, mulai dari tenggat pekerjaan, masalah hubungan, hingga ketidakpastian finansial.

Tekanan ini seringkali membuat orang terkuat sekalipun merasa sangat terbebani dan stres. Namun, ada orang-orang yang memiliki seni ketahanan luar biasa.

Ketahanan ini bukan berarti kebal dari masalah, melainkan kemampuan untuk membengkok dan melentur tanpa pernah patah seutuhnya, melansir dari Geediting.com Kamis (30/10).

Rahasianya terletak pada kebiasaan harian yang mereka kembangkan. Mari kita telaah sembilan kebiasaan yang menjadikan mereka sangat tangguh.

1. Memulai Hari dengan Ketenangan

Orang-orang tangguh jarang terburu-buru menghadapi hari tanpa menenangkan diri terlebih dahulu. Mereka meluangkan waktu sejenak untuk bernapas, merenung, atau menikmati keheningan sebelum kesibukan dimulai. Bagi mereka, ketenangan di pagi hari adalah pondasi kuat untuk menghadapi tekanan.

2. Menghadapi Emosi, Bukan Memendamnya

Mereka tidak memendam emosi, melainkan menghadapinya secara jujur. Tindakan menekan emosi hanya akan menciptakan ketegangan yang lebih besar. Dengan menerima apa yang dirasakan tanpa penghakiman, mereka menemukan kejelasan pikiran.

3. Menggerakkan Tubuh Secara Teratur

Keterkaitan antara gerakan fisik dan ketahanan sangatlah erat dan tidak bisa dipisahkan. Gerakan sederhana, seperti berjalan kaki atau peregangan ringan, membantu mengatur hormon stres. Hal ini menjadi pengingat bahwa mereka bisa bertindak, bahkan ketika merasa terjebak dalam masalah.

4. Mengerti Kapan Harus Berhenti Sejenak

Orang tangguh paham bahwa istirahat adalah bagian dari proses menjadi lebih kuat. Mereka tidak terus memaksakan diri ketika tubuh dan pikiran sudah meminta jeda. Mereka mundur sejenak, mengambil napas, dan membiarkan energi pulih sepenuhnya.

5. Berbicara pada Diri Sendiri dengan Kebaikan

Mereka sangat berhati-hati agar tidak terjerumus pada kritik diri yang terlalu keras dan negatif. Mereka menggantinya dengan kata-kata yang suportif dan penuh kebaikan. Kebaikan pada diri sendiri justru membuat mereka lebih tangguh untuk terus mencoba lagi.

6. Memelihara Koneksi yang Bermakna

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore