Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 September 2025 | 19.04 WIB

Awas Jangan Tertipu! 7 Tanda Halus "Bercanda" Seseorang Sebenarnya Adalah Manipulasi Emosional, Menurut Psikologi

Ilustrasi manipulasi emosi. (Freepik)

JawaPos.com - Pernah mendengar pepatah, "Semuanya menyenangkan dan permainan sampai ada yang terluka"? Pepatah lama ini sangat benar dalam hal manipulasi emosional yang disamarkan sebagai humor.

Sedikit lelucon di sini, gurauan lucu di sana-tentu saja, itu tampak cukup tidak berbahaya. Tetapi kapan lelucon ini melewati batas menjadi manipulasi emosional? Inilah pemikiran untuk Anda.

Anda mungkin bahkan tidak menyadarinya, tetapi seseorang yang dekat dengan Anda dapat menggunakan apa yang disebut humor mereka untuk secara halus mengendalikan, meremehkan, atau melemahkan Anda.

Ini bisa menjadi pil yang sulit untuk ditelan. Lagi pula, sulit untuk membedakan antara olok-olok ramah dan taktik manipulatif, terutama saat mereka diliputi tawa. Ingat: mengenali tanda-tanda ini bukan hanya tentang menemukan manipulator.

Ini juga tentang mempromosikan interaksi yang lebih sehat dan membina hubungan yang lebih tulus, karena setiap orang pantas mendapatkan rasa hormat dan kebaikan, bercanda atau tidak bercanda.

Di dunia di mana komunikasi adalah kuncinya, mari pastikan kita saling mendukung dengan cara yang benar. Kencangkan sabuk pengaman saat kami memecahkan kode bahasa tersembunyi dari manipulasi emosional yang disamarkan sebagai humor. Dikutip dari geediting pada Selasa (16/9), mari kita mulai, oke?

1) "Lelucon" mereka sering menargetkan rasa tidak aman Anda

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa beberapa orang memiliki kemampuan untuk memusatkan perhatian pada rasa tidak aman Anda, semuanya dengan kedok "lelucon"? Sepertinya mereka memiliki indra keenam untuk menemukan titik lemah Anda dan memanfaatkannya untuk tertawa.

Tapi ada satu hal. Biasanya teman-teman saling menggoda. Namun, ada garis tipis antara ejekan ringan dan komentar menyakitkan. Jika seseorang terus-menerus menargetkan ketidakamanan atau kelemahan Anda, bahkan setelah Anda mengungkapkan ketidaknyamanan Anda, itu bukan hanya bercanda lagi.

Manipulator dengan sengaja mengenai tempat yang paling menyakitkan, menyamarkan serangan mereka sebagai lelucon. Ini bisa membuat Anda merasa rentan dan diremehkan, sementara mereka bersembunyi di balik perisai humor.

Jadi lain kali seseorang "bercanda" tentang ketidakamanan Anda, perhatikan. Apakah ini insiden yang terisolasi atau bagian dari sebuah pola? Jawabannya mungkin memberi Anda kejelasan yang Anda butuhkan untuk membedakan antara ejekan main-main dan manipulasi terselubung.

2) Mereka menggunakan humor untuk menangkis diskusi serius

Izinkan saya untuk berbagi pengalaman pribadi. Beberapa tahun yang lalu, saya memiliki seorang teman yang memiliki bakat nyata untuk membuat orang tertawa.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore