Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Agustus 2025 | 01.20 WIB

Ternyata Ini 5 Kebiasaan Kecil yang Bisa Menutup Pintu Rezeki Tanpa Disadari, Menurut Kepercayaan Jawa

 

Ternyata Ini 5 Kebiasaan Kecil yang Bisa Menutup Pintu Rezeki Tanpa Disadari, Menurut Kepercayaan Jawa (Freepik)

JawaPos.comRezeki sejatinya adalah misteri kehidupan yang tidak selalu bisa ditebak kapan datangnya.

Namun dalam ajaran primbon Jawa, ada beberapa petunjuk yang bisa dijadikan pegangan agar rezeki lebih mudah mengalir dalam hidup kita. Salah satunya adalah menjaga kebiasaan sehari-hari agar tidak menjadi penghambat rezeki. 

Menurut penjelasan pada salah satu video di kanal YouTube yang aktif membahas primbon dan spiritualitas Jawa yakni Mazensa, meskipun terdengar sepele, ada beberapa tindakan kecil ternyata menyimpan dampak besar terhadap keberkahan hidup. Apa sajakah itu? Berikut penjelasanya satu-persatu:

1. Membuang-buang Makanan: Pertama adalah membuang makanan. Ya, hal sederhana seperti menyisakan nasi atau lauk tanpa alasan jelas bisa dianggap sebagai tindakan mubazir. Dalam tradisi Jawa, makanan yang terbuang dianggap ‘menangis’ dan membawa kutukan halus berupa rezeki yang seret. Jika makanan memang tidak habis, sebaiknya diberikan kepada hewan atau dijadikan kompos, jangan asal buang ke tempat sampah.

2. Selalu Tidur Setelah Subuh: Kedua, kebiasaan tidur setelah subuh juga termasuk yang cukup banyak disebut dalam primbon sebagai penghambat rezeki. Bangun pagi dipercaya bisa membuka jalan rezeki, karena di waktu pagi, energi alam berada pada titik terbaik untuk mencari keberkahan. Sementara itu, tidur setelah subuh dianggap sebagai tindakan melewatkan kesempatan emas.

3. Membiarkan Rumah Kotor: Ketiga, membiarkan rumah dalam keadaan kotor dan berantakan terlalu lama. Rumah yang bersih dan rapi bukan hanya nyaman untuk ditinggali, tapi juga dipercaya dapat mengundang energi positif, termasuk keberuntungan dan kemudahan dalam rezeki. Sebaliknya, rumah yang penuh sampah dan aura negatif bisa membuat penghuni merasa malas dan mudah stres.

4. Sering Mengeluh: Lalu yang keempat, terlalu sering mengeluh dan membicarakan keburukan orang lain. Energi negatif yang terpancar dari mulut dan pikiran kita bisa menarik hal-hal buruk dalam kehidupan. Maka, lebih baik mengisi hari dengan doa dan ucapan positif.

5. Jarang Bersedekah dan Membantu Sesama: Kelima dan tak kalah penting, kurangnya kepedulian sosial. Jika seseorang tidak pernah bersedekah, tidak membantu sesama, atau hidup hanya untuk dirinya sendiri, maka jangan heran jika rezekinya sulit berkembang. Rezeki justru sering datang dari arah yang tak terduga saat kita membantu orang lain dengan tulus.

Sebagai penutup, penting untuk disadari bahwa rezeki bukan hanya hasil dari kerja keras fisik, tetapi juga buah dari perilaku dan kebiasaan baik. Memperbaiki diri, menjaga hubungan baik dengan sesama, menjaga kebersihan, dan menjauhi sifat negatif adalah bentuk nyata dari ikhtiar membuka pintu rezeki. Mari kita mulai dari hal kecil, karena dari sanalah keberkahan sering muncul.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore