Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 Juni 2025 | 06.57 WIB

5 Ciri Kepribadian yang Membuatmu Rentan Terjebak dalam Hubungan Abusif

Inilah Tindakan Abusif yang Mencerminkan Perilaku Silent Treatment. (Pexels) - Image

Inilah Tindakan Abusif yang Mencerminkan Perilaku Silent Treatment. (Pexels)

JawaPos.com- Kamu sempat yakin bahwa kali ini akan berbeda. Tapi nyatanya, kamu kembali terjebak dalam hubungan yang penuh luka dan emosi yang melelahkan. Lagi-lagi kamu menjadi korban dari pola hubungan yang tidak sehat.
 
Kamu mulai bertanya, “Apa salahku sampai terus-terusan begini?”

Mengapa kamu selalu tertarik atau malah menarik pasangan yang salah? Yang toxic, manipulatif, bahkan cenderung abusif? 

Ternyata, ada pola bawah sadar yang membuat seseorang lebih rentan terjebak dalam hubungan seperti itu. 

Dilansir dari Your Tango, inilah 5 sifat yang membuatmu lebih mudah menarik pasangan abusif.

1. Kamu Terbiasa Memaafkan Hal yang Tidak Sepatutnya Ditoleransi

Jika kamu tumbuh di lingkungan yang penuh kekerasan atau manipulasi, kamu bisa saja tidak sadar bahwa kamu cenderung merasa nyaman dengan suasana negatif. Bukan karena kamu suka disakiti, tapi karena itu familiar terbiasa.

Kamu cenderung mencari alasan untuk tetap bertahan. Membuat pembenaran atas perilaku pasanganmu. Padahal, kamu hanya mengulangi pola yang sama dari masa lalu. Hingga akhirnya kamu begitu lelah dan sadar bahwa ini bukan kehidupan yang kamu inginkan.

2. Kamu Terjebak dalam Peran Sebagai Korban

Menjadi korban bisa menjadi cara bertahan hidup di lingkungan yang menyakitkan. Kadang, rasa iba atau simpati yang kamu terima dari orang lain terasa seperti pelipur lara. Tapi tanpa sadar, kamu terus mencari validasi dengan cara ini bahkan dari pelaku itu sendiri.

Terapis Nancy Carbone menjelaskan bahwa jika kamu terus mengabaikan suara hatimu sendiri dan membiarkan kritik internal mendominasi, kamu hanya akan terus menyabotase dirimu sendiri. 

Ubah perspektif, kenali pola pikir yang membuatmu terjebak, dan ambil alih kendali atas hidupmu.

3. Kamu Takut Sendiri

Ketakutan akan kesepian bisa membuatmu terjebak dalam hubungan yang buruk. Kamu mungkin merasa butuh cinta, validasi, bahkan sentuhan fisik—dan tanpa sadar memancarkan energi putus asa itu ke luar.

Orang yang hanya memberi cinta setengah hati akan datang karena mereka tahu kamu tak akan menuntut lebih. Kamu pun cenderung menutup mata terhadap tanda-tanda bahaya, karena menurutmu lebih baik punya pasangan yang buruk daripada tidak punya sama sekali.

Padahal, mengenali pola ini adalah langkah pertama untuk keluar dari lingkaran setan tersebut.

4. Kamu Rindu Dicintai Tapi Tak Percaya Pantas Mendapatkannya

Ketika harga dirimu rendah, kamu lebih mudah larut dalam emosi negatif seperti cemas, takut, atau sedih. Energi ini secara tidak sadar kamu pancarkan, dan seperti hukum tarik-menarik energi negatif akan menarik orang dengan energi serupa.

Jika kamu tidak merasa pantas dicintai, bagaimana bisa meyakinkan orang lain untuk mencintaimu dengan benar?

Life coach Kelly Rudolph menyarankan untuk fokus pada me time, afirmasi positif, dan menjauh dari hal-hal yang membuatmu terpuruk. Semakin kamu mencintai dan menghargai diri sendiri, semakin kamu menarik cinta yang sehat.

5. Kamu Merasa Layak Menderita

Banyak orang yang tumbuh dalam lingkungan penuh kritik akhirnya menanam keyakinan bahwa mereka memang pantas disakiti. Mereka tak sadar bahwa cinta seharusnya tidak menyakitkan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore