Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Juni 2025 | 03.58 WIB

7 Ciri yang Bikin Kamu Mudah Terpengaruh Konten di Media Sosial, Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang bermain sosial media. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang bermain sosial media. (Freepik)

JawaPos.Com - Di tengah derasnya arus informasi dan hiburan yang tak pernah berhenti mengalir di media sosial, semakin sulit bagi banyak orang untuk menyaring mana yang benar-benar mereka butuhkan dan mana yang sekadar tren sesaat. 

Dari tutorial kecantikan, gaya hidup mewah, hingga opini publik tentang isu terkini, semua terasa mendesak untuk diikuti. 

Tidak sedikit dari kita yang tanpa sadar mulai merasa tertinggal jika tidak mencoba produk yang sedang viral, tidak ikut serta dalam topik hangat, atau bahkan merasa kurang percaya diri karena membandingkan diri dengan kehidupan orang lain yang terlihat sempurna di layar. 

Fenomena ini bukan sekadar persoalan kebiasaan, tapi sering kali berakar dari faktor-faktor psikologis yang memengaruhi cara kita berpikir dan merespons dunia digital. 

Dilansir dari Geediting, inilah tujuh ciri yang menurut psikologi membuat seseorang lebih mudah terpengaruh oleh konten di media sosial.

1. Kamu Takut Ketinggalan Tren

Perasaan takut ketinggalan, yang biasa disebut FOMO (Fear of Missing Out) adalah salah satu pemicu utama mengapa seseorang merasa terdorong untuk mengikuti apa pun yang sedang populer. 

Saat media sosial dipenuhi dengan tren baru, gaya hidup selebriti, atau produk yang sedang hype, kamu mungkin merasa ‘harus’ ikut mencoba hanya agar tetap relevan. 

FOMO membuatmu terus mengecek notifikasi, menggulir feed tanpa henti, dan merasa gelisah jika tidak ikut berpartisipasi.

Ini bukan karena kamu benar-benar butuh, tapi karena kamu takut menjadi “orang terakhir yang tahu”.

2. Kamu Sering Merasa Tidak Percaya Diri

Orang dengan harga diri yang rendah cenderung lebih mudah dipengaruhi oleh apa yang mereka lihat di media sosial. 

Mereka mencari tolok ukur dari luar untuk menilai diri sendiri, sehingga saat melihat orang lain tampil lebih cantik, sukses, atau bahagia, mereka mulai meragukan nilai dirinya sendiri. 

Akibatnya, mereka pun lebih mudah terdorong untuk mengikuti gaya hidup, standar kecantikan, atau opini yang ramai dibicarakan hanya demi merasa "cukup baik" atau diterima oleh lingkungan sosialnya.

3. Kamu Ingin Mendapat Persetujuan dari Orang Lain

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore