Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Mei 2025 | 00.35 WIB

7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Ngobrol dengan Sopir Uber, Menurut Psikologi: Bukan Cuma Ekstrovert, Tapi Juga Penuh Empati dan Penasaran!

Ilustrasi penumpang nyaman ngobrol dengan sopir taksi. - Image

Ilustrasi penumpang nyaman ngobrol dengan sopir taksi.

JawaPos.com - Kalau kamu sering naik Uber, mungkin kamu pernah memperhatikan dua tipe penumpang: yang duduk diam sambil menatap ponsel, dan yang santai membuka obrolan dengan sopir.

Nah, ternyata menurut psikologi, ada alasan mendalam kenapa sebagian orang suka banget berbincang-bincang selama perjalanan. Ini bukan cuma soal 'bawel' atau "suka ngomong', tapi ada kombinasi sifat kepribadian keren di baliknya'

Siapa tahu, setelah baca ini, kamu sadar kalau kamu salah satunya!

Dilansir dari laman Geediting.com pada Rabu, 30 April 2025. Berikut 7 ciri orang yang senang mengobrol dengan sopir Uber menurut psikologi:

1. Mereka Ekstrovert dan Menyukai Energi dari Orang Lain
Orang ekstrovert itu seperti baterai yang diisi ulang lewat interaksi sosial. Mereka lebih ekspresif, terbuka, dan nyaman bertukar cerita, bahkan dengan orang baru seperti sopir Uber.

Saat perjalanan, mereka bukan cuma basa-basi; mereka benar-benar menikmati percakapan itu. Bagi ekstrovert, ngobrol dengan sopir itu seperti ngisi ulang energi sosial sebelum sampai tujuan.

Tapi jangan salah, introvert juga kadang bisa ikutan ngobrol, hanya saja intensitas dan caranya berbeda.

2. Mereka Punya Kecerdasan Emosional Tinggi
Bukan cuma pintar ngomong, orang yang suka ngobrol di Uber biasanya punya EQ (Emotional Quotient) yang tinggi.

Mereka peka membaca suasana hati. Kalau sopir kelihatan lelah atau murung, mereka tahu bagaimana memulai obrolan ringan yang bisa memperbaiki mood.

Saya pernah sekali, sopir Uber saya kelihatan capek banget. Saya mulai tanya soal tim bola favoritnya — dan langsung, suasana berubah jadi ceria sepanjang perjalanan.

Kalau kamu bisa bikin orang lain nyaman dalam situasi random kayak gitu, selamat, EQ-mu mungkin di atas rata-rata.

3. Mereka Penuh Empati dan Peduli Tulus
Empati adalah kemampuan untuk merasakan apa yang orang lain rasakan — dan ini kuat banget dimiliki orang-orang yang suka ngobrol di Uber.

Mereka nggak sekadar bertanya, "Apa kabar?" lalu lupa jawabannya. Mereka benar-benar peduli. Kalau sopir cerita soal anaknya yang baru masuk sekolah, mereka mendengarkan dan ikut bersemangat.

Seperti kata Carl Rogers, mendengarkan tanpa menghakimi itu hadiah luar biasa bagi orang lain. Kadang, obrolan kecil di dalam mobil bisa jadi momen paling menguatkan hari seseorang.

4. Mereka Punya Pola Pikir Berkembang, Selalu Mau Belajar
Orang-orang ini melihat setiap interaksi sebagai kesempatan belajar.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore