
Ilustrasi delapan ciri orang-orang yang membalas pesan dengan mengetik "haha" dan "lol".
JawaPos.com - Banyak orang, mungkin juga kita, berasumsi kalau seseorang yang mengetik "haha" atau "lol" dalam pesan online merasa terhibur dan tertawa. Namun, kenyataan dibalik kata-kata itu terdapat dunia yang menyebalkan dan bisa jadi berbeda dari aslinya.
Beberapa orang telah menguasai seni menyembunyikan kekesalan mereka di balik ekspresi-ekspresi yang tampaknya tidak berbahaya. Dilansir dari Geediting, terdapat delapan ciri orang-orang yang membalas pesan dengan mengetik "haha" dan "lol".
Mengetahui kompleksitas ini bisa jadi sulit, tetapi memudahkan Anda untuk dapat menyelami dunia respon digital tersirat dan menemukan makna di balik pengetikan itu.
1. Menguasai hal-hal yang halus
Rasa kesal adalah emosi yang umum seperti emosi lainnya. Kita semua mengalaminya, dan masing-masing dari kita memiliki cara unik untuk menghadapinya.
Namun, orang-orang yang secara halus mengekspresikan kekesalan mereka dengan ucapan santai “haha” atau “lol” adalah jenis yang berbeda. Mereka telah mengasah keterampilan menutupi kekesalan mereka dengan selubung tipis humor.
Ini adalah bentuk seni yang memerlukan tingkat kecerdasan dan pengendalian emosi tertentu. Mereka harus selaras dengan perasaannya, namun cukup jauh untuk membungkusnya dalam jubah tawa.
Meskipun ini mungkin terdengar seperti sifat yang aneh, sebenarnya ini cukup berguna.
2. Hebat dalam menjaga ketenangan
Kesabaran, seperti kata mereka, adalah suatu kebajikan. Bagi mereka yang membalas dengan “haha” atau “lol” saat mereka sebenarnya kesal, kebajikan ini dibawa ke tingkat yang sama sekali baru.
Meskipun mereka frustasi dengan orang yang diajak bertukar pesan di ujung sana, mereka tetap menjaga ketenangannya. Mereka akan membalas dengan ucapan "lol" yang santai diikuti dengan permintaan sopan apa yang mereka inginkan.
Itu adalah cara kecil untuk menjaga profesionalisme sekaligus mengekspresikan kekesalan, tanpa menimbulkan permusuhan.
3. Ahli dalam komunikasi tidak langsung
Sifat membalas “haha” atau “lol” ketika kesal ternyata lebih umum daripada yang Anda kira. Sering kali, orang menggunakan isyarat non-verbal untuk menyampaikan perasaan yang tidak akan mereka ungkapkan secara langsung.
Hal ini terutama berlaku dalam komunikasi digital di mana nada dan ekspresi wajah tidak ada. “Haha” atau “lol” menjadi alat, cara halus untuk mengekspresikan kekesalan tanpa bersifat konfrontatif.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
