Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 April 2025 | 04.03 WIB

Kumpul-Kumpul saat Lebaran Idul Fitri, Simak 7 Tips untuk Menjawab Pertanyaan Sensitif dari Keluarga Besar!

Ilustrasi suasana Idul Fitri (Dok. Pexels) - Image

Ilustrasi suasana Idul Fitri (Dok. Pexels)

JawaPos.com - Sebagaimana hari libur lain, Lebaran Idul Fitri merupakan hari istimewa dimana seluruh keluarga berkumpul. Bagi umat Islam, Idul Fitri adalah masa dimana seluruh keluarga berusaha untuk terhubung setelah setahun lamanya hidup di daerah masing-masing.

Kamu tentu tahu bahwa masyarakat Muslim memiliki tradisi untuk mudik yakni pulang ke kampung halamannya masing-masing. Beberapa orang rela menempuh jarak, menghabiskan uang, waktu dan tenaga demi bertemu keluarga.

Pertemuan ini diwujudkan untuk saling bertukar kabar dan juga menghubungkan kembali jalinan persaudaraan. Meski ada teknologi komunikasi mutakhir, tetap tidak ada yang mengalahkan pertemuan langsung antar saudara.

Ketika bertemu keluarga dari sisi orang tua manapun, kamu mungkin akan mendapatkan berbagai rentetan pertanyaan. Mulai dari pertanyaan sederhana seperti bagaimana kabar selama ini sampai pertanyaan sensitif terkait mengapa tidak lolos CPNS atau mengapa kuliah di kampus tidak terkenal.

Ada beberapa orang yang secara sengaja maupun tidak melontarkan pertanyaan sensitif seperti ini. Dilansir dari The Every Girl dan Live Hack, berikut merupakan 7 tips menjawab pertanyaan sensitif dari keluarga besar saat Lebaran Idul Fitri.

1. Alihkan ke Topik Lain

Tips pertama yang bisa kamu lakukan adalah mengalihkan pertanyaan itu ke topik lain. Ketika berbincang dengan keluarga, kamu mungkin akan menemui topik yang tidak diinginkan seperti pernikahan, pekerjaan sampai politik.

Ketika kamu terbentur oleh pertanyaan berkaitan, kamu bisa mengalihkan pembicaraan ke topik lain. Misalnya soal betapa lucunya bayi sepupu kamu, atau siapa yang memasak rendang yang ada di meja. Dengan ini, kamu jadi tidak perlu menjawab pertanyaan sensitif.

2. Siapkan Aktivitas Lain

Tips kedua yang bisa kamu aplikasikan adalah dengan menyiapkan aktivitas lain. Ketika kamu menerima sebuah pertanyaan sensitif, kamu bisa menyiapkan sederet aktivitas untuk dilakukan alihi-alih membahas kamu sebagai topik utama.

Tidak perlu aktivitas yang berlebihan seperti bermain game, kamu bisa secara sederhana membuka kembali album foto lama atau mengirimkannya ke grup chat. Dengan membahas kenangan lama, kamu bisa mengalihkan perhatian keluarga dari kamu ke aktivitas lainnya.

3. Jawab Seperlunya

Tips ketiga yang juga bisa kamu lakukan adalah dengan menjawab seperlunya ketika kamu mendapatkan pertanyaan sensitif. Pastikan kamu sudah menyiapkan sebelumnya bagian mana yang kamu berkenan menjawab dan bagian mana yang tidak.

Dengan menjawab seperlunya, kamu bisa memuaskan rasa penasaran orang yang bertanya namun tidak terlalu menjawab seluruh bagian. Apabila masih ada yang mencoba menggali dari jawaban kamu, kamu bisa langsung terus terang bahwa kamu tidak berkenan membahasnya atau berkelit ke topik lain.

4. Gunakan Candaan

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore