Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Maret 2025 | 04.59 WIB

Tanda Orang yang Tidak Nyaman Bertemu Kenalannya di Tempat Umum: 7 Perilaku yang Mereka Tunjukkan

Tanda Orang yang Tidak Nyaman Bertemu Kenalannya di Tempat Umum: 7 Perilaku yang Mereka Tunjukkan - Image

Tanda Orang yang Tidak Nyaman Bertemu Kenalannya di Tempat Umum: 7 Perilaku yang Mereka Tunjukkan

JawaPos.com - Bagi sebagian orang, pertemuan biasa dengan kenalan merupakan hal yang menyenangkan kesempatan untuk bertukar cerita. Namun, bagi sebagian lainnya, itu adalah situasi yang harus dihindari dengan cara apa pun.

Orang yang tidak nyaman bertemu kenalannya di tempat umum sering kali menunjukkan tanda-tanda tertentu untuk menghindari interaksi sosial.

Dari bahasa tubuh yang tertutup hingga seni berpamitan lebih dulu, ada beberapa perilaku khas yang mereka lakukan. Jika anda perhatikan dengan saksama, anda mungkin bisa mengenali beberapa di antaranya.

Dilansir dari Geediting pada Jumat (21/3) berikut ini tujuh tanda utama yang bisa membantu anda mengenali orang yang tidak nyaman bertemu kenalannya di tempat umum.

1. Bahasa Tubuh yang Tertutup

Tanpa kata-kata, tubuh bisa mengungkapkan segalanya. Psikologi menunjukkan bahwa ketika seseorang merasa tidak nyaman, mereka akan menunjukkan perilaku defensif secara tidak sadar. Mereka mungkin menyilangkan tangan, menghindari kontak mata, atau bahkan memalingkan tubuh dari orang yang mereka kenal.

Seperti yang dikatakan psikolog Albert Mehrabian, komunikasi verbal hanya mencakup sekitar 7% dari keseluruhan pesan dalam percakapan tatap muka. Sisanya? Bahasa tubuh dan nada suara!

Jadi, jika anda melihat seseorang yang tampak ‘tertutup’ ketika bertemu kenalan, kemungkinan besar mereka sedang menghindari interaksi sosial.

2. Ahli Mengalihkan Perhatian

Salah satu taktik klasik orang yang tidak nyaman bertemu kenalannya adalah berpura-pura sibuk. Mereka bisa tiba-tiba melihat ponsel, mendadak tertarik pada jendela toko, atau seolah-olah asyik dengan sesuatu yang sebenarnya tidak begitu penting.

Dalam psikologi, ini bisa dikaitkan dengan mekanisme pertahanan diri. Sigmund Freud pernah mengatakan bahwa orang sering menggunakan pengalihan sebagai strategi untuk menjauh dari realitas yang tidak menyenangkan. Dalam hal ini, berpura-pura sibuk adalah cara mereka menghindari interaksi sosial tanpa harus benar-benar menghindar secara fisik.

3. Seni Menjadi Tak Terlihat

Beberapa orang benar-benar jago menyatu dengan lingkungan agar tidak menarik perhatian. Mereka mengenakan pakaian dengan warna netral, menghindari pusat keramaian, dan sebisa mungkin tidak menonjol. Dalam psikologi, ini disebut sebagai "persona," konsep yang diperkenalkan oleh Carl Jung.

Jung percaya bahwa kita semua memakai "topeng" dalam berbagai situasi sosial. Bagi mereka yang tidak ingin bertemu kenalan di tempat umum, topeng mereka adalah menjadi "tidak terlihat." Ini adalah bentuk perlindungan diri agar bisa tetap nyaman dalam situasi yang tidak mereka sukai.

4. Mereka Ahli Membuat Jadwal

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore