
Tanda Orang yang Tidak Nyaman Bertemu Kenalannya di Tempat Umum: 7 Perilaku yang Mereka Tunjukkan
JawaPos.com - Bagi sebagian orang, pertemuan biasa dengan kenalan merupakan hal yang menyenangkan kesempatan untuk bertukar cerita. Namun, bagi sebagian lainnya, itu adalah situasi yang harus dihindari dengan cara apa pun.
Orang yang tidak nyaman bertemu kenalannya di tempat umum sering kali menunjukkan tanda-tanda tertentu untuk menghindari interaksi sosial.
Dari bahasa tubuh yang tertutup hingga seni berpamitan lebih dulu, ada beberapa perilaku khas yang mereka lakukan. Jika anda perhatikan dengan saksama, anda mungkin bisa mengenali beberapa di antaranya.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (21/3) berikut ini tujuh tanda utama yang bisa membantu anda mengenali orang yang tidak nyaman bertemu kenalannya di tempat umum.
1. Bahasa Tubuh yang Tertutup
Tanpa kata-kata, tubuh bisa mengungkapkan segalanya. Psikologi menunjukkan bahwa ketika seseorang merasa tidak nyaman, mereka akan menunjukkan perilaku defensif secara tidak sadar. Mereka mungkin menyilangkan tangan, menghindari kontak mata, atau bahkan memalingkan tubuh dari orang yang mereka kenal.
Seperti yang dikatakan psikolog Albert Mehrabian, komunikasi verbal hanya mencakup sekitar 7% dari keseluruhan pesan dalam percakapan tatap muka. Sisanya? Bahasa tubuh dan nada suara!
Jadi, jika anda melihat seseorang yang tampak ‘tertutup’ ketika bertemu kenalan, kemungkinan besar mereka sedang menghindari interaksi sosial.
2. Ahli Mengalihkan Perhatian
Salah satu taktik klasik orang yang tidak nyaman bertemu kenalannya adalah berpura-pura sibuk. Mereka bisa tiba-tiba melihat ponsel, mendadak tertarik pada jendela toko, atau seolah-olah asyik dengan sesuatu yang sebenarnya tidak begitu penting.
Dalam psikologi, ini bisa dikaitkan dengan mekanisme pertahanan diri. Sigmund Freud pernah mengatakan bahwa orang sering menggunakan pengalihan sebagai strategi untuk menjauh dari realitas yang tidak menyenangkan. Dalam hal ini, berpura-pura sibuk adalah cara mereka menghindari interaksi sosial tanpa harus benar-benar menghindar secara fisik.
3. Seni Menjadi Tak Terlihat
Beberapa orang benar-benar jago menyatu dengan lingkungan agar tidak menarik perhatian. Mereka mengenakan pakaian dengan warna netral, menghindari pusat keramaian, dan sebisa mungkin tidak menonjol. Dalam psikologi, ini disebut sebagai "persona," konsep yang diperkenalkan oleh Carl Jung.
Jung percaya bahwa kita semua memakai "topeng" dalam berbagai situasi sosial. Bagi mereka yang tidak ingin bertemu kenalan di tempat umum, topeng mereka adalah menjadi "tidak terlihat." Ini adalah bentuk perlindungan diri agar bisa tetap nyaman dalam situasi yang tidak mereka sukai.
4. Mereka Ahli Membuat Jadwal

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
