JawaPos.com - Kabar meninggalnya Anggota Polresta Manado, Brigadir Ridhal Ali Tomi mengejutkan para warga setempat. Adapula warga yang tak percaya jika Ridhal benar bunuh diri.
"Ya kan yang diungkapnya bunuh diri sih, tapi kalau saya enggak percaya, karena saya tahu orangnya baik," kata warga setempat berinisial I saat ditemui di Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (27/4).
Menurut warga, Ridhal biasanya nongkrong bersama warga. Orangnya pun dikenal baik dan ramah kepada warga lain.
"Orangnya rajin ibadah. Enggak ada sama sekali (mengira bunuh diri). Seminggu kemarin tuh sampai jam 2 malam ngobrol di sini," ucapnya.
Sebelumnya, Anggota Satlantas Polresta Manado, Brigadir Ridhal Ali Tomi ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala di Tegal Parang, Mampang, Jakarta Selatan. Dia tewas di dalam mobil Alphard warna hitam.
Kabar tewasnya Brigadir Ridhal dibenarkan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Saat ini kasus sudah ditangani Polsek Mampang.
"Polsek mampang Polrestro Jaksel Polda Metro Jaya telah menangani sejak awal proses penyelidikan ini," kata Trunoyudo.
Sementara, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Rahmat Idnal mengidentifikasi kematian Brigadir Ridhal karena bunuh diri, bukan pembunuhan. "Bukan penembakan ya," kata dia saat dikonfirmasi, Jumat (26/4).
Ade menuturkan, korban tewas dengan menembakan senjata api ke kepalanya sendiri. Korban ditemukan sudah tak bernyawa di dalam mobilnya. "Iya bunuh diri menembak kepalanya menggunakan senpi," tegasnya.