JawaPos.com - Hasil otopsi terhadap jenazah anak perwira menengah (Pamen) TNI AU berinisial CHR, 16, yang tewas terbakar di Pos Spion Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur menemukan 6 luka tusuk. Luka-luka itu tersebar di bagian dada.
"Ada enam (luka tusuk)," ujar Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Hariyanto kepada wartawan, Jumat (30/9).
Meski begitu, butuh penyelidikan lebih lanjut oleh penyidik guna memastikan penyebab luka tusuk. Pihak rumah sakit hanya bisa memastikan lokasi luka.
"(Luka tusuk) Di dada depan," jelasnya.
Sebelumnya, jenazah seorang pemuda ditemukan dalam kondisi terbakar di kawasan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Korban diduga anak dari seorang perwira menengah (pamen) TNI AU.
Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsekal Pertama Adrian P Damanik membenarkan penemuan jenazah tersebut. "Iya-iya benar, masih dalam proses penyelidikan," kata Ardian saat dihubungi, Senin (25/9).
Sementara, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama R Agung Sasongkojati juga belum menerima laporan lengkap. Kasus tersebut ditangani oleh pihak kepolisian, karena korban bukan anggota TNI.
"Saya belum dapat informasi detail tentang hal itu. (Ditangani) Kepolisian, karena (korban) bukan anggota militer," ujar Agung.