JawaPos.com - Polisi menggelar prarekonstruksi kasus perampokan sadis di Pulomas Residence, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur. Di sana pelaku yang dihadirkan adalah Ridwan Sitorus alias Ius Pane.
Dari prarekonstruksi diketahui, paran Ius Pane adalah pemimpin kedua di bawah aktor utama, Ramlan Butarbutar alias Porkas alias Pincang alias Kapten Pincang. Saat melakukan aksi perampokan, Ius sempat memberikan perintah kepada dua rekan lainnya.
Kapolres Jakarta Timur Kombes Muhammad Agung mengungkapkan, kalimat atau ucapan Ius Pane itu tidak terekam di kamera CCTV. Kalimat Ius itu diutarakan ketika seluruh korban telah berhasil disekap dalam kamar mandi.
"Terungkap kalimat yang dia (Ius Pane) itu sampaikan tidak tertuang di kamera CCTV. Contohnya 'kita sudah selesai yuk kita pulang'. Ius juga beri komando. Dia bilang begitu setelah korban semuanya masuk ke kamar mandi," kata Agung di lokasi kejadian, Jumat (6/1).
Tak hanya itu, kata Agung, selain menyekap para korban, pelaku juga melakukan pemukulan. Lanjutnya, pelaku sempat memukul korban Dodi Triono, pemilik rumah dan supirnya. Kekerasan itu menggunakan gagang senjata api dan tangan pelaku. "Kalau pemukulan pasti ada. Korban ada berapalah tak semuanya dipukul," pungkasnya.
Sebelumnya, polisi melakukan 72 reka adegan perampokan Pulomas ini dimulai sejak kedatangan pelaku, penyekapan korban hingga para pelaku meninggalkan lokasi. (elf/JPG)