JawaPos.com - Polri diminta menemukan pelaku penyiraman Novel Baswedan. Apalagi diketahui, peristiwa penyiraman tesebut sudah seratus hari berlalu.
Dalam rapat dengan Polri beberapa hari lalu, komisi III telah menyampaikan agar kasus itu segera terungkap dengan menangkap pelakunya.
"Jangan sampai kesan bahwa Polri berlarut-larut karena ada sesuatu yang disembunyikan, malah tambah berkembang di masyarakat. Malah tambah tidak bagus buat Polri. Pak Kapolri segera dituntaskan," pinta Anggota Komisi III DPR Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/7).
Sementara itu dia mengatakan, sejumlah elemen masyarakat termasuk DPR dan KPK sendiri sudah menyampaikan agar Polri memberi atensi khusus kepada kasus Novel. Hal itu pun sudah direspon Kapolri Jenderal Tito Karnavian dengan mempersilakan KPK membentuk tim bayangan.
"Jadi, dengan keterbukaan seperti itu kita beri waktu lagi Polrinya. Dengan Kapolri sudah terbuka, KPK membentuk tim, mereka bisa melakukan penyelidikan informal," pungkas Arsul.