Mantan Menteri ESDM tahun 2014-2016 sekaligus mantan Deputi Kepala Badan Pelaksana Rekontruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh-Nias, Sudirman Said, mengenang almarhum Kuntoro Mangkusubroto.
JawaPos.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) memanggil mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, pada Selasa (23/12). Sudirman diperiksa berkaitan kasus dugaan korupsi pada PT Pertamina Energy Trading Limited (Petral).
Terkait panggilan pemeriksaannya terhadap dirinya, Sudirman Said mendatangi gedung bundar-sebutan gedung penyidikan JAMPidsus Kejagung- sekitar pukul 10.00 WIB. Saat ini, pria kelahiran Brebes, Jawa Tengah, 62 tahun yang silam tersebut masih menjalani pemeriksaan terkait dugaan rasuah yang tengah disidik korps adhyaksa.
Terkait pemeriksaan terhadap Sudirman Said, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna belum merespons konfirmasi yang dilayangkan JawaPos.com.
Termasuk juga materi pemeriksaan yang didalami penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) kepada Sudirman Said.
Meski demikian, Anang sempat memastikan bahwa sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyidikan terkait perkara Petral. Kejagung belum melimpahkan kasus itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Sampai saat ini belum ada (pelimpahan). Petral kita tetap penyidikan, tim Gedung Bundar tetap melakukan penyidikan perkara Petral," kata Anang, Jumat (5/12).
Anang mengakui, pihaknya menerbitkan dua surat perintah penyidikan (Sprindik) atas kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah dan produk jadi kilang minyak oleh Pertamina Energy Trading Limited (Petral). Menurutnya, dua penyidikan kasus itu berbeda.
"Periodenya Kejaksaan Agung kan ada di 2008-2015, dan kalau nggak salah ada dua, satu lagi periodenya sampai 2017," ucap Anang di Kompleks Kejagung, Jumat (21/11).
Menurutnya, penanganan kasus Petral oleh Kejagung merupakan pengembangan dari kasus korupsi tata kelola minyak mentah yang telah bergulir di persidangan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
