
TEKA-TEKI: Pilot Susi Air Philip Mehrtens belum jelas akan dilepas kelompok pimpinan Egianus Kogoya.
JawaPos.com - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya tidak berhenti beraksi. Sepanjang tahun ini, mereka sudah berulang melancarkan teror. Baik kepada masyarakat sipil maupun aparat keamanan. Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz pun membeber beberapa serangan yang dilakukan kelompok tersebut.
”Kelompok Egianus Kogoya diketahui aktif melakukan serangkaian aksi kekerasan bersenjata sepanjang tahun 2025 di wilayah Jayawijaya. Berikut beberapa catatan kejahatan yang dilakukan,” ungkap Kepala Operasi Satgas Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Ramadhani pada Selasa (10/6).
Pada 1 Februari 2025, KKB kelompok Egianus Kogoya beraksi di Distrik Kurima. Mereka menembak Aiptu Syam. Korban adalah Kanit Intelkam Polsek Kurima. Beruntung nyawa korban masih bisa diselamatkan. Sebulan berselang, pada 17 Mei 2025, KKB menyerang Koramil Kurima. Lagi-lagi, dalang serangan itu adalah Egianus Kogoya.
Tidak berselang lama, pada 27 Mei 2025, terjadi penembakan terhadap anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jayawijaya bernama Bripka Marsidon Debataraja. Akibat penembakan tersebut, Bripka Marsidon terluka dan harus menjalani perawatan di fasilitas medis terdekat.
Belum lama ini, pada 4 Juni lalu terjadi penembakan terhadap dua orang warga sipil bernama Rahmat Hidayat dan Saepudin. Akibatnya, kedua korban asal Purwakarta, Jawa Barat (Jabar) itu kehilangan nyawa. Aksi berikutnya terjadi pada 5 Juni lalu, saat itu mereka menembaki Polsek Kurima. Kemudian terjadi penembakan pada 9 Juni yang dibalas tembakan hingga menyebabkan seorang anggota KKB tewas.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo menyatakan bahwa aparat keamanan terus meningkatkan patroli dan penindakan guna mencegah eskalasi konflik bersenjata di wilayah Pegunungan Tengah, Papua. Mereka memastikan langkah tersebut akan terus berlanjut sampai situasi kondusif.
”Kami terus meningkatkan intensitas patroli serta melakukan langkah-langkah penegakan hukum yang terukur dan terarah, guna memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah terjadinya eskalasi konflik bersenjata di wilayah Pegunungan Tengah,” jelasnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
