Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Mei 2025 | 23.06 WIB

Ledakan Amunisi Kedaluwarsa di Garut Telan 13 Korban Jiwa, TNI AD Lakukan Investigasi

Petugas mengevakuasi korban ledakan di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Senin (12/5). (Antara)

JawaPos.com - Masyarakat Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) digegerkan dengan suara ledakan. Ternyata suara ledakan dari amunisi kadarluasa milik TNI AD. Akibat insiden itu dilaporkan 13 orang tewas  termasuk empat prajurit TNI AD. 

Co-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menduga ada kelalaian prosedur dalam insiden itu. "Kalau melihat adanya sejumlah korban warga sipil, ini mengindikasikan adanya kegagalan pengamanan area. Penyebabnya bisa kelalaian dalam penegakan prosedur maupun perkiraan keadaan di lapangan,” ungkap Khairul Fahmi saat diwawancarai pada Senin (12/5). 

Fahmi menyampaikan, pemusnahan amunisi tak layak pakai (ATLP) harus melalui prosedur ketat. Beberapa hal yang harus menjadi perhatian di antaranya pemilihan lokasi yang wajib jauh dari permukiman penduduk dan proses pemusnahan yang harus dijaga dan dikawal secara ketat oleh petugas di lapangan. 

”Pemilihan area jauh dari permukiman, minimal radius aman 2–5 kilometer tergantung jenis amunisi. Penilaian risiko teknis dilakukan oleh personel zeni dan personel bersertifikasi bahan peledak. Penutupan lokasi terhadap akses warga sipil dan penegakan perimeter pengamanan ketat,” kata dia. 

Selain itu, pemusnahan ATLP juga dilakukan bertahap. Yakni peledakan dilakukan dengan jumlah amunisi terbatas untuk setiap sesi. Semua dihitung dengan perhitungan efek gelombang kejut, serpihan, dan potensi reaksi berantai. Kemudian, unit medis dan pemadam juga wajib siaga di radius aman.

”Kalau salah satu elemen ini tidak dilaksanakan secara konsisten, maka risiko kegagalan teknis dan jatuhnya korban meningkat drastis,” imbuhnya. 

Insiden ledakan terjadi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) dikabarkan menyebabkan 13 orang korban meninggal dunia. TNI AD memastikan menginvestigasi insiden yang terjadi saat pemusnahan amunisi kedaluarsa pada Senin (12/5). 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore