Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 April 2025 | 00.43 WIB

Pengacara Sebut Korban pelecehan Oknum Dokter RS Swasta di Malang Bertambah jadi 4 Orang, Tunggu Bukti dan Laporan

Oknum dokter AY di RS Swasta Kota Malang yang diduga melakukan pelecan seksual kepada pasien QAR. (Tangkapan unggahan Instagram @qorry***) - Image

Oknum dokter AY di RS Swasta Kota Malang yang diduga melakukan pelecan seksual kepada pasien QAR. (Tangkapan unggahan Instagram @qorry***)

JawaPos.com - Kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum dokter berinisial AY di Persada Hospital Kota Malang masih menjadi perbincangan hangat di publik. Korban pun diduga lebih dari satu orang.

Sebelumnya, korban berinisial QAR resmi melaporkan AY ke Polresta Malang Kota pada Jumat (18/4). Tercatat dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/113/IV/2025/SPKT/Polresta Malang Kota/Polda Jawa Timur.

Setelah mendampingi pelaporan, kuasa hukum QAR, Satria Marwan mengungkap bahwa dugaan pelecehan seksual oleh oknum dokter tidak hanya dialami kliennya, tetapi juga diduga menimpa korban lain.

"Per hari ini kita sudah mendapat informasi total ada empat korban dengan dokter yang sama. Tetapi saya tidak sebutkan siapa-siapanya," tutur Satria seusai melapor ke Mapolresta Malang Kota, Sabtu (19/4).

Ia menuturkan setelah unggahan QAR viral di media sosial, ada beberapa orang yang menghubungi kliennya dan mengaku pernah mengalami tindakan serupa dari oknum dokter AY.

AY diduga menggunakan modus hampir sama, yakni mengirimkan spam chat dan pesan bernada menggoda kepada para korban. Kesamaan ini memperkuat dugaan bahwa pelaku tak hanya menarget satu orang.

"Modus yang sama dengan dokter yang sama di rumah sakit yang sama. Nanti saya akan share kalau saya sudah punya bukti yang lebih kuat dan siapa tahu yang bersangkutan juga akan melapor," imbuhnya.

Belakangan ramai diperbincangkan kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum dokter di Kota Malang. Kasus ini mencuat usai korban membagikan ceritanya di instagram pribadi @qorry***.

Warga Kota Bandung ini bercerita mulanya ia sedang liburan di Kota Malang. Lalu, ia berobat ke Persada Hospital pada 26-28 September 2022 karena sinusitis dan vertigo berat yang dideritanya.

Saat menjalani perawatan, ia malah mendapat perlakuan tak pantas dari oknum dokter AY. Mulai dari spam chat, menyuruh buka baju berdalih cek jantung, hingga diduga mengambil gambar bagian dada korban.

"Bismillah, di sini aku beraniin buat speak up karena ramainya berita kasus-kasus dokter CBUL yang semakin marak. Semoga tidak ada korban selanjutnya, ini kejadian persis sebelum tragedi Stadion Kanjuruhan," tulisnya di caption unggahannya, dikutip Sabtu (19/4).

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore